Manfaat Positif dari Senyum Indahmu

By Tuesday, May 10, 2011 ,

     Tersenyumlah ketika kamu bersedih. Tersenyumlah karena senyum itu tidak dilarang.


     Yap, senyum memiliki banyak manfaat. Bagiku, senyum bisa menambah kekraban dan tentu saja tak terkesan sangar. Sulit tersenyum? Ah, senyum itu bisa dilatih, kok. Bukan perkara genetis, kok. Hihihi. Cukup pikirkan hal positif, jalani hidup dengan serius tapi santai, dan sedikit lebarkan bibir. Tara!!! Anda pun dapat tersenyum dengan maaaaniiiissss.
     Langsung saja, inilah manfaat senyum itu:


1. Dari Sisi Kesehatan


  • Sama dengan olahraga
  • Mengurangi infeksi paru-paru
  • Mengurangi sakit jantung
  • Meningkatkan semangat dan kesehatan
  • Mengurangi dua hormon dalam tubuh yaitu eniferin dan kortisol
  • Mempercepat proses penyembuhan penyakit
  • Mengurangi rasa nyeri atau sakit
  • Obat awet muda


2. Dari Sisi Psikologi


  • Mengurangi stress
  • Meningkatkan kekebalan secara psikologis
  • Menjadi lebih rileks
  • Memberi kesan berseri dan optimis

3. Dari Sisi Agama


  • Merupakan sedekah
  • Obat rohani
  • Tanda kemurahan hati

4. Dari Sisi Penampilan


  • Menambah daya tarik
  • Memperbaiki penampilan
  • Menunjukkan kebahagiaan
  • Lebih disegani


Hadits-hadits yang menganjurkan senyum:


1. (HR Imam Trumudzi, Ibn Hibban & Al-Baihaqi):


”Tersenyum ketika bertemu saudara kalian adalah ibadah.”


2. (HR Ad-Dailamy):


”Sesungguhnya Allah membenci orang-orang yang bermuka masam dihadapan saudara-saudaranya.”


     Wah, ternyata banyak juga manfaatnya, ya. Dan pada intinya, aku disini ingin menunjukkan ekspresi senyumku dan kawan-kawanku. Secara aku jarang posting foto. Haha....  Numpang narsis, deh, ya^^
     Sebelumnya, aku beri tahu kalau yang bakal nampang wajahnya terkesan pancet. Ini karena mulai dari TK hingga SMA kami bersekolah di sekolah yang sama: SMA TARUNA DRA. ZULAEHA.



















     Oyoi.... Akhirul kalam, sapa bilang senyum itu SULIT? Mau SENYUM? SIAPA TAKUUTT!!! 


You Might Also Like

3 Comments

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)