4 Wanita Alergi Air: "No Kiss, No Cry, No Sweat"

By Saturday, September 15, 2012

Assalamu'alaykum.
Alergi air atau yang biasa dikenal Aquagenik urticaria merupakan kondisi di mana kulit akan memerah ataupun gatal-gatal ketika bersentuhan dengan benda yang mengandung cairan. Menurut Nina Goad dari British Ass Association of Dermatologist, alergi ini kemungkinan terjadi karena tingginya kadar histamin dalam darah, namun sejauh ini para ahli belum mengetahui penyebab pastinya. Penderita biasanya dilarang berenang, mandi berlama-lama, ataupun berolah raga yang membuat berkeringat.

Wanita Penderita Alergi Air

1. Rachel Prince (Inggris)

Prince mengaku bisa mengalami gatal-gatal dan ruam yang hebat ketika Lee Warwick, tunangannya, menciumnya. Dia merasa sedih karena kondisi ini membuatnya harus membersihkan kulitnya sesaat setelah Warwick menciumnya. Ini dia lakukan agar ludah yang menempel dapat segera hilang dan mengurangi reaksi alergi yang hebat. Namun, Prince merasa bahwa Warwick sangat mencintainya dengan kondisinya yang seperti itu. Pasalnya, Warwick kerap kali memberinya hadiah dan kejutan yang tidak dia kira.
Selain itu, Prince juga menderita Cubital tunnel syndrome, yaitu kondisi yang disebabkan oleh peningkatan tekanan pada saraf ulnaris di siku. Gejalanya, antara lain lemah saat mencubit, canggung atau kecenderungan menjatuhkan barang-barang yang dipegang. Pada kasus yang berat, otot pada tangan kemungkinan akan hilang kekuatan.
2. Ashleigh Morris (Australia)
Penyakit yang diderita Ashleigh dimulai ketika dia berumur 14 tahun. Sejak saat itu, Ashleigh selalu menghindari kegiatan-kegiatan yang membuatnya bersinggungan dengan air ataupun berkeringat. Dia selalu memasang AC di mobilnya dan mengenakan payung ketika keluar rumah. Menurutnya, ruam-ruam yang muncul di kulitnya ketika terkena air lebih sakit daripada yang terlihat.
”Itu membuat saya merasa kotor, tapi saya menganggap diri saya orang yang sangat bersih. Meski ruam saya tak sedap dipandang, dan sering terlihat seperti aku yang sakit, perasaan itu jauh lebih buruk daripada yang terlihat,” katanya. Aku tidak bisa pergi ke mana pun selama sekitar dua jam saat ruam-ruam itu muncul. Ada banyak kesempatan di mana saya sudah begitu gatal, Aku membuat diriku ingin menggaruk," katanya.
3.  Britka Katie Dell (North Wales)
Katie mulai merasakan gejala penyakit ini ketika dia berusia 16 tahun. Menurutnya, setelah operasi amandel, dia harus mengonsumsi penisilin yang pada akhirnya menyebabkan kadar histaminnya meningkat.
"Saya bahkan tidak bisa menonton film cengeng seperti kebanyakan cewek. Saya telah melewatkan banyak film klasik seperti E.T dan The Notebook. Jika saya rasa akan menangis, saya akan keluar dan melewatkan banyak film bagus," jelas Katie Dell, yang berasal dari Flint, North Wales, seperti dilansir Dailymail, Jumat (16/12/2011).
"Sekarang saya mengalami demam, ruam dan menyakitkan yang dapat mengurangi saya menangis, tapi saya menolak untuk menangis karena itu membuat wajah saya merah dan gatal. Saya cukup depresi dan harus selalu melihat cuaca sebelum meninggalkan rumah. Saya biasanya harus membatalkan janji karena hujan dan saya merasa sulit untuk menjalin hubungan sosial," jelas Katie.
4. Michaela Dutton (Inggris)
Karena penyakitnya itu, Dutton pun tidak bisa berlama-lama dekat buah hatinya jika sedang berkeringat. Ia juga harus membatasi mandinya hingga 10 detik dalam seminggu, jika lebih dari itu kulitnya akan memerah seperti kulit yang terbakar.
Dutton pun tidak bisa minum air putih, jus atau teh karena tenggorokannya langsung sakit jika terkena minuman tersebut. Untungnya, ia masih bisa minum Coca Cola karena tubuhnya masih bisa mentolerir jenis minuman satu itu. "Mungkin karena ada karbon di dalamnya," ujar Dutton seperti dikutip dari Dailymail,
"Saya merasa dipenjara dalam tubuh saya sendiri. Saya menjadi jarang bertemu teman-teman karena mereka mengira penyakit ini menular," tutur Dutton. [hfa]

You Might Also Like

4 Comments

  1. aaahh kasian banget dong kalau alergi air.. gak mandi-mandi jadi bau dongg.. hihihi..

    ReplyDelete
  2. pas banget, ini aku lagi alergi, tapi aku gatau alergi karna apa, dan aku menduganya bahwa aku alergi air.. huwaaaaaaaaaaaa..
    padahal aku jarang2 alergi2an ;(

    ReplyDelete
  3. hmmm pek begitu ya kuitnya ........ ngeri

    ReplyDelete

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)