Untuk 'Inisial' di Papan Puzzle-ku #1

By Wednesday, December 05, 2012

Sumber

Kamu, inisial pertama yang kudeskripsikan.

Mungkin, satu alasan yang membuatku menjadikanmu yang pertama karena kamu adalah pembaca pertama 'rahasiaku'. Sudahlah. Aku tak mempermasalahkan tentang itu lagi. Sekarang, diam di sini dan renungkan apa yang akan kuceritakan padamu.

Kamu, sebuah inisial. Mungkin, ada baiknya kamu berterus terang padanya. Pada pria yang katamu menjadikanmu yang pertama dan terakhir. Semoga itu adalah seterusnya, kawan. Aku senang saat kamu senang dan akan selamanya begitu.

Namanya siapa? Aku lupa merangkaikan namanya di sini. Ah, bukan aku lupa, hanya saja aku tak ingin membeberkan namanya dan membuat rahasiamu terbongkar. Aku cukup berhati-hati menjaga rahasiamu karena setahuku kamu berhati-hati menjaga rahasiaku.

Kamu masih mencintainya, bukan? Kalau begitu, segera saja nyatakan. Kamu tak ingin dia berpaling, bukan? Seyakinku, dia tidak akan berpaling. Tapi, mungkin ada baiknya kamu untuk berjaga-jaga. Bukankah mempertahankan sesuatu yang telah terjalin lebih sulit daripada mencarinya? Jadi, kumohon, pertahankan dia. Mungkin, dia tidak sempurna untukmu, tapi dia sempurna untuk melengkapi kepingan-kepingan puzzlemu yang telah lama hilang, kan.

Jika kamu tanyakan apa yang membuatmu harus mempertahankannya, kukira adalah karena kalian memang diciptakan untuk bersama. Semoga saja :). Berharap 5 tahun mendatang menerima sepucuk undanganmu bersamanya. Bersama pangeran berkuda yang selama ini sering kamu bicarakan dengan wajah memerah. Untukmu, inisial tak tersebut dalam kotak kepingan hatinya.


Surabaya, 3 Desember 2012

Ketika aku tak ada kelak,
dan kamu tersesat kembali di halaman ini, 
ingatlah bahwa aku selalu ingin menjadikan kalian
sebagai
"keping puzzle" di papan puzzle-ku

You Might Also Like

6 Comments

  1. entah kenapa selalu mengasyikan bila menikmati tulisan seorang wanita tentang pria..


    *karena saya sendiri pria..wkwkwkwkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dari wanita untuk pria, Mas?
      Wah, saya nulisnya buat wanita, kok.. Hehe :P

      Delete
  2. Aah suka bermain rahasia -rahasiaan juga kak neng aiih salam kenal :)

    ReplyDelete
  3. Hehe..
    Rahasia2an gmna, Mbak :p

    ReplyDelete

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)