Amigos X - Siempre : Telenovela SD #1

By Tuesday, July 22, 2014

Bismillah.

Ketika kelas 2 SD, sekitar tahun 2000, saya sering mengikuti telenovela yang ditayangkan di salah satu televisi swasta. Kalau tidak salah, ditayangkannya sekitar pukul 14.00 WIB, di antara jeda saya pulang sekolah dan persiapan berangkat mengaji. Seringkali saya membandingkan antara tayangan dulu dan sekarang. Rasanya, bahagia, ya, jaman dulu. Mencari tayangan untuk anak-anak lebih mudah XD.
Amigos X - Siempre
Dari belakang (kiri ke kanan) : Lourdes, Juan, Patricia, Rafael, Renata, Gilbert, Santiago. Depan : Anna dan Pedro







Amigos X- Siempre
Ingat telenovela ini, kan? Saya mengikuti setiap serinya. Sering membuat saya keburu-buru pulang sekolah, hanya karena ingin mengikuti tayangannya dan menunda-nuda berangkat mengaji - -" . Saya mengoleksi banyak posternya di kamar, membeli komik-komik mini (seingat saya, seharga Rp 500,-), dan membeli sticker tentang mereka.

Well, inilah mereka :)

Tokoh Amigos X - Siempre

Belinda Peregrin Schull sebagai Anna Vidal

 Belinda Peregrin sebagai Anna Vidal

Anna ini diceritakan memiliki kemampuan telekinesis. Telekinesis adalah kemampuan buat menggerakkan barang dengan kekuatan pikiran. Kalau gag salah ingat, Anna ini tinggal dengan neneknya, yang kepala sekolah di sekolah Anna.

Martin Alejandro Ricca Peirone sebagai Pedro Naredo

Martin Alejandro Ricca Peirone sebagai Pedro Naredo

Pedro ini ceritanya teman dekat Anna dan kalau gag salah ingat, Renata juga suka sama si Pedro ini. Semacam cinta segitiga gitu, lah, ya :3. Pedro ini sepupu tiri dari Anna.

Christopher Uckermann sebagai Santiago dell Valle

Christopher Uckermann sebagai Santiago dell Valle

Santiago ini terlahir di keluarga kaya. Selain itu, dia adalah tokoh antagonis, nakal, manja, dan suka menjahili Pedro. Kalau dari catatan waodesh.blogspot.com, Santiago ini suka dengan Anna. Cinta segi empat XD

Naidelyn Navarrete sebagai Renata
 
Naidelyn Navarrete sebagai Renata


Renata ini suka menjahilin Anna dan jatuh cinta dengan Pedro. Lucu, ya, masih kecil udah cinta-cintaan XD. Tapi, pada akhirnya, dia jadian sama Santiago.

Mickey Santana sebagai Gilbert

Mickey Santana sebagai Gilbert
Gilbert ini kakak dari Renata dan sahabat dari Pedro. Papanya lebih menyayanginya daripada Renata. Ini sering membuat Renata iri. Dia berperang sebagai manusia yang gagap. Kalau gag salah, Gilbert sempat tidak gagap setelah mendapat batu ajaib. Iya, gag, sih - -"
 
Ernesto Laguardia sebagai Salvador

Ernesto Laguardia sebagai Salvador

Salvador ini paman Anna dan pengajar di Institut Vidal. Kekasih dari Mellisa dan merupakan tokoh protagonis.

Adriana Foseca sebagai Mellisa

Adriana Foseca sebagai Mellisa

Bu Mellisa ini guru di sekolah Anna dan kekasih bang Salvador.

Ronald Duarte sebagai Rafael
Ronald Duarte sebagai Rafael
Dia ini sahabat Pedro, suka makan, dan jatuh cinta dengan Patricia.
Griselle Margarita sebagai Patricia
Griselle Margarita sebagai Patricia
Patricia ini sahabat dari Renata. Kalau dari yang saya baca, dia ini adalah gadis kesepian, miskin, dan bermimpi menjadi kaya. Suka dengan Santiago, tapi pada akhirnya bersama Rafael. Cie, Rafael akhirnya tidak bertepuk sebelah tangan XD. 

Daniela Mercado sebagai Lourdes
 

Daniela Mercado sebagai Lourdes
Sahabat dari Anna, pemalu, dan punya adik bermental down syndrome. Hidung dan matanya bikin ngiri XD 

Oscar Larios sebagai Juan
Oscar Larios sebagai Juan

Francisco Capistran

 Ayah tiri Anna yang sangat kasar terhadap Anna. Dia juga ingin mengambil harta keluarga Vidal.

-------

Well, sudahan dulu, ya, nostalgianya. Selamat bertemu di nostalgia telenovela SD berikutnya :D. Chao!
Seragamnya persis dengan seragam SMP-ku :3.




Reference :
  • http://mahasiswalugu.blogspot.com/2012/11/nostalgia-amigos-x-siempre.html
  • http://eldorama.blogspot.com/2012/01/wajah-para-pemain-amigos-x-siempre.html
  • http://www.kaskus.co.id/thread/523956a6fcca174c7400000b/wajah-personil-amigos-x-siempre-dulu-dan-kini/1
  • http://chilvilibra.blogspot.com/2011/09/telenovela-tempo-doeloe.html
  • http://waodesh.blogspot.com/2013_11_01_archive.html

You Might Also Like

14 Comments

  1. ah, mampir kesini malah diajak nostalgia ama mbak ananda. termasuk favorit saya juga nih dulu. btw, blognya udh saya follow nih, folback ya biar sm2 bs saling berkunjung :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, mbak, sudah saya folback. Ini termasuk jajaran telenovela favorit, ya, mbak :D

      Delete
  2. dulu banget ni film. keren keren ceritanya. orang orangnya juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mas. Sampai sekarang, saya masih suka ceritanya :)

      Delete
  3. Ketahuan nih generasi 90an pasti hapal. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, jangan sebut tahun, donk - -"

      Delete
  4. Aaarrrgghh ngefans bangeeet sumpah sama Amigos!! Haha.. Dulu demen banget nih nonton ginian...

    Aku ngefans banget sama Santiago aaarrggh :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Santiago tokoh antagonis, loh, Gi - -"
      Aku ngefans sama Belinda Peregrin :3

      Delete
  5. Mbaaaak, apa kabar?, lama nggak mampir ke sini, sepertinya mbak juga jarang update ya sebelumnya. oh iyah, Amigos?, hua, jadi ingat masa dulu. saya, mbak Dewi dan mas Hedi, sama-sama suka film ini. posternya gak kalah ketinggalan, nempel di dinding, hhaha. karakter Francisco agak gregeti, hhehe. waaha, jadi nostalgia baca di atas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kabar baik, mas :). Saya juga koleksi posternya di kamar, mas :D. wah, ya, yang paling greget itu Fransisco dan Santiago, mas :3

      Delete
  6. Abis bera baca postingan ini berasa balik ke jaman baheula hehe....

    Salam dari Galassia del Sogno

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha. Jaman bahula, ya - -". Salam juga :)

      Delete
  7. Hahaha, dulu waktu tahun 2000 umurku 5 tahun, tapi kayaknya tau tu telenovela, masih inget juga Betty Lapea haha. yang dulu pake behel di ketawain dan malah sekarang jadi tren. haha :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, bener. Tapi cerita Betty Lavea, saya gag tau pol. Dulu dilarang nonton - -"

      Delete

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)