Gus Mul : Blogger Jomblo Njaluk Rabi

By Sunday, August 03, 2014 ,

Menjadi seorang blogger, pasti memiliki karakter sendiri dalam gaya kepenulisan ataupun style dalam menghias blog. Benar begitu, bukan?

Beberapa waktu lalu, saya menemukan blog yang menurut saya eye catching. Ini adalah kunjungan pertama saya di blog tersebut. Jika saya boleh menilai, dalam pandangan saya sebagai amateur blogger, antara range 1 sampai dengan 10, saya memberi penilaian 9 ditambah acung jempol :D.

Review : Blog Agus Mulyadi
Agus Mulyadi's Blog
Pemilik dari blog tersebut adalah Agus Mulyadi dengan nama akronim Gus Mul. Saat pertemuan pertama saya dengan blog ini, saya tertarik dengan header blog tersebut. Terlihat unik, nyentrik, dan membawa budaya Jawa. Saya kira, awalnya hanya penampilan saja yang Jawa, ndelalah, setelah membaca beberapa artikel, beliau ini memang seringkali menyisipkan bahasa Jawa. Intinya, kelihatan sekali, lah, kalau memang asli tanah Jawa. Bukan peranakan :p

Lalu, kenapa blog ini menarik bagi saya?

Kekuatan Judul
Seperti kita tahu, bahwa judul memiliki peranan yang penting untuk menarik perhatian pembaca. Menurut saya, Gus Mul ini pintar membuat judul yang membuat pengunjung menjadi penasaran. Entah itu untuk mengkritik sesuatu ataupun artikel tentang pengalaman pribadi, Gus ini mampu mengemasnya dengan judul yang padat dan mengena. 

Kemampuan Gus Mul inilah yang hingga kini belum saya miliki. Saya pernah melamar menjadi jurnalis kampus dan sudah sampai pada beberapa tahap seleksinya. Namun, komentar dari rekan-rekan juri tetap saja sama : belum ada kekuatan judul, masih lebay. Sebenarnya, saya belum paham benar bagaimana sebuah judul bisa memiliki 'sesuatu' yang memancing mata pembaca. Itu sebabnya, saya rajin blogwalking untuk belajar bagaimana membuat judul yang memikat.

Jadi, adakah rekan-rekan di sini yang bisa memberi saya saran mengenai kekuatan judul ini?

Template Simple, Artikel Joss
Masih menurut saya, template yang dimiliki oleh Gus Mul ini terbilang simple. Lihat saja, pada home-nya hanya ada sedikit warna dan satu foto. Tidak ada bertebaran widget sana-sini dan header yang memenuhi layar. Jadi, apa yang membuat saya tetap menyukai blog ini? Tentu saja pada isi dari artikelnya.

Dari beberapa artikel yang saya baca, Gus Mul ini dapat menguraikan pemikirannya dengan runut dan dengan bahasa yang ringan. Ini pula faktor yang hingga kini terus saya pelajari agar suatu saat dapat lancar menulis :). Bismillah, I wanna be professional writer or journalist.

Ternyata, tidak hanya saya yang berpikiran bahwa artikel Gus Mul ini bagus. Di artikel "Dicopas itu Rasanya Sesuasu", beliau membuat surat terbuka untuk plagiator artikel-artikelnya. Ada yang sampai meng-crop watermark beliau pada gambarnya, mengganti judul artikelnya, bahkan ada yang hanya mengganti beberapa kata dalam artikel tersebut.

Review : Blog Agus Mulyadi
See the difference ? Evil plagiator *tsah
 Percaya Diri itu Mutlak
Gus Mul ini tidak pernah menutupi-nutupi bahwa beliau berasal dari tanah Jawa, tepatnya daerah Magelang. Beliau tetap bangga, tuh, menggunakan pakaian adat Jawa dan tata bahasa yang tidak memaksakan gaul ala anak metropolitan. Bahkan di artikel "Nama Anak dan Nama Bapak", terselip kisah bahwa Emak beliau pernah menjadi buruh cuci dan di artikel lain, beliau menuliskan bahwa terbiasa mengayuh sepeda karena memang tidak memiliki sepeda motor. Ada lagi, di bagian perkenalan diri, beliau mendeskripsikan bahwa beliau sedikit (maaf) merongos. Antara terenyuh dan rasa salut, dimana beliau bisa menjadikan uniqueness menjadi sebuah kisah menggugah yang akhirnya menginspirasi :).

Bagaimana, masihkah ada yang mengeluhkan karena perbedaan dan kekurangan diri? Percaya diri itu mutlak dan dimulai dari rasa syukur. Maybe, you're different, but limited edition. It sounds better, right?

Kekuatan Gambar
Gambar ilustrasi memang tersedia banyak di google, tapi memilih gambar yang tepat dan berbicaralah yang susah. Pemakaian gambar pada blog Gus Mul ini, terbilang menarik dengan selipan lelucon yang berkaitan dengan artikel. Mungkin, karena dasarnya memang seorang the master of illustration kali, ya, jadi imajinasi dalam pemakaian gambar lebih berkembang, dibandingkan saya.
Review : Blog Agus Mulyadi
Salah satu ilustrasi pada blog Gus Mul

Tagline itu (Sebenarnya) Penting
Membuat tagline di brand itu sebenarnya penting, termasuk di personal blog. Tapi, mengapa saya tidak membuatnya? Aduh, lupakan. Saya belum menemukan kata-kata yang cocok, mudah diingat, dan berbagai alasan lainnya, lah. Hehe.

Tagline dari blog Gus Mul ini, membuat saya, "eh, hem, lucu juga" atau pertanyaan "kok bisa nemu tagline beginian?". Intinya, bagi saya pribadi, beliau ini pandai membuat idiom menjadi ala Gus Mul dan melekat di pembacanya. Salah satunya adalah tagline blog "Shalat jauh lebih penting ketimbang membaca blog ini". Hem, oke, yuk shalat dulu XD 

Tagline lain yang pada akhirnya menjadi judul buku perdana Gus Mul adalah Jomblo tapi Hafal Pancasila. Judul ini berasal dari idiom "Jomblo Rapopo, sing penting apal Pancasila" , yang pernah beliau lontarkan secara keceplosan. Sedangkan, idiom ini, menyerupa dengan "Jomblo ga papa yang penting Hafal Pancasila", dimana kalimat tersebut adalah kalimat (menurut beliau) populer di group whatsapp. 
Review : Blog Agus Mulyadi
designed by Nico Gembus
Review : Blog Agus Mulyadi
Pemilihan cover awal dari novel perdana Gus Mul dengan tagline : “Diriku dilahirkan untuk memastikan kowe rapopo.”
Review : Blog Agus Mulyadi
Novel perdana Gus Mul : Jomblo tapi Hafal Pancasila
The last, rasanya saya mengambil banyak pelajaran dari kunjungan di blog beliau, untuk lebih belajar memperbaiki cara kepenulisan saya dan meningkatkan rasa syukur. Blogwalking bisa jadi salah satu caranya, bukan. Dari blogwalking, saya bisa mencontoh cara mereka menulis, tapi saya yakin, suatu saat saya akan menemukan style kepenulisan saya sendiri (tapi kapan ya -___-"). Trying to be different.

Ini bukan berbicara tentang be yourself, tapi tentang be the best version of you.



Picture source from : www.agusmulyadi.web.id | weheartit.com

You Might Also Like

37 Comments

  1. Iya, dia sering bikin meme untuk lucu-lucuan di blognya. Jadi seru bahasan tema yang sedang digandrungi. Sukses GA nya ya, mba. Salam kenal. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak. Itu yang membuat saya iri dengan beliau :3 #MasihHarusBelajarLagi

      Amin, mbak. Salam kenal juga :D.

      Delete
  2. Wah kalo Gus Mul ini saya jg kenal..dulu pernah satu acara di blogger Nusantara dan ROB Jateng..Salam kenal NegHepi :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Weh, enak sekali bisa ikutan acara blogger gituan, mas. Ngiri :3
      Salam kenal, mas Wi :))

      Delete
  3. Gus Mul memang sempat populer bebrapa waktu lalu Gan, tapi sekarang saya udah gapernah berkunjung lagi ke blognya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, saya ternyata kurang uodate ya - -" Yuk segera berkunjung lagi :))

      Delete
    2. iya, soalnya ada media yang mengangkat namanya. alamat blognya apa yah saya lupa?

      Delete
  4. Wah jadi penasaran pengin blog walking ke sana..
    Good luck GA nyaaaa :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk, langsung ke TKP, Gi. Amin, dude :))

      Delete
  5. gus mul emang top markotop guyonannya

    ReplyDelete
  6. reviewnya sungguh bikin hati makjleb deh ih..makanya ngga tahan pengen klik linknya dan bergabung n'jaluk rabi juga ah

    ReplyDelete
  7. Samaaakkk..suka juga sama tulisan tulisannya Gusmul X))

    ReplyDelete
  8. saya belum kenal dengan mba Hepi saya kenalan dulu ya, saya juga belum kenal dengan Bang Gus Mul, mungkin kapan2 hehe

    ReplyDelete
  9. wah kemarin ketika ke toko buku sekilas melihat bukunya tuh, tapi gak beli dan gak kepikiran untuk beli, cuma nyari buku yg dicari (walau ada buku yg dibeli tidak sesuai dg yg dicari) :)
    tapi setelah baca review-nya mbak Hap, sekarang jadi penasaran dg bukunya, mampir ke blognya beliau dulu deh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas, jangan beli bukunya dulu. ikut giveaway-nya aja dulu. Be'be'e bisa dapet bukunya gratis #eah :D

      Delete
    2. selamat, mbak..
      walau gak bisa dapat bukunya, tapi selamat sudah bisa jadi juara ke-5nya :)

      Delete
  10. Saya malah baru tahu beliau dari postingan ini. Sepertinya orangnya asyik, ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau dari tulisannya, memang terlihat asyik mas. Sampean juga tidak kalah asyik :)

      Delete
  11. Hahaha menarik sekali. Saya sendiri kini masih belajar bagaimana membuat judul tulisan yang eye catching sekaligus dengan kualitas artikel yang baik sehingga membuat betah para pengunjung dan pembaca untuk datang dan datang lagi. Sedangkan untuk pencantuman gambar (Image) saya masih terbilang LUGU karena menampilkan foto jepretan sendiri apa adanya. Murni, dan tanpa ada sentuhan grafis atau sekedar humor. Ternyata sisi humor bisa membuat pengunjung merasa betah dan nyaman rupanya. Ini hal baru bagi saya yang harus saya pelajari

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau dari gambar yang sampean sajikan di blog, saya juga ngerasa nyaman, kang. Keren juga dan berkaitan sekali dengan berita yang diulas. Tidak seperti saya yang demennya ambil dari google saja :"(

      Delete
  12. Belakangan intensitas menulisnya bertambah ya mbak fibi
    moga aja selalu menghibur tulisannya

    coba lah aku jalan ke blog mas gus sepertinya bakal mempesona

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kalau bukan liburan, beralih jadi penulis laporan pendahuluan, sementara, dan akhir (pelajaran praktikum buat kuliah) :D . Bukan penulis blog lagi, mas XD.

      Delete
    2. hahaha seperti wajah sampingan gitu ya haha
      lancar aja mbak jadi mahasiwa >,< saya belum sempat ngecap bangku kuliah

      semoga aja cepat lulus

      Delete
    3. haha. wajah sampingan -____-"
      amin, mas, masih 2 tahun lagi. Terima kasih doanya :D

      Delete
  13. saya mampir ke blognya mas Agus dan membaca beberapa artikelnya. langsung saja saya tertawa terpingkal-pingkal nggak isok direm blas.. untung aja nggak tertawa sampek njungkel-njungkel, alamat dikira wong gendheng anyaran iki..

    saya salut dengan teknik dan gaya penulisan mas Agus.. enak dibaca, mudah dimengerti dan nancep mak jleebb di hati. tp sayangnya bagi yg nggak ngerti bahasa jawa harus rendang-rendeng bawa kamus jika ingin baca-baca di blog mas Agus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha. Ketawa njungkel-njungkel ya gag papa, mas X)
      Wah, benar, mas, yang gag paham bahasa Jawa, bisa belajar bahasa Jawa di blog mas Agus ini :D

      Delete
  14. Menuju TKP. Trims reviewnya. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama-sama mas :) . Terima kasih kunjungannya

      Delete
  15. Wah saya baru tau blogger ini, ga gaul ya saya mah. Emang asyik nih blognya.

    Semoga sukses aja GA-nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe. Blog sampean juga gag kalah asyik, mas :)
      Amin, terima kasih doanya :)

      Delete
  16. Semoga menang... Mas Agus cen lucu kokkk... hihihi

    ReplyDelete

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)