10th Day : Kerja Praktik di PT Devan Telemedia, Sidoarjo (Part 3)

By Wednesday, February 11, 2015 ,

Sebelumnya :
Hari ini adalah hari kesepuluh masa aktif kerja praktik di PT Devan Telemedia, cabang Sidoarjo. Saya bersama kedua rekan saya, hari ini melakukan survey existing site di wilayah sekitar Delta Sari. Bersama Mas Juni, kami berempat menuju 3 titik tower BTS. Sebagai alat 'perang', kami membawa GPS Garmin, laser distance meter, dan kamera Nikon coolpix.

 GPS berfungsi untuk menentukan titik koordinat, marking posisi, dan penunjuk jalan.
Laser Distance Meter. Alat ukur jarak meteran ini juga disebut laser rangefinder merupakan alat meter yang multifungsi dengan berbagai fitur guna mempermudah para pengguna mengaplikasikan pengukuran jarak, Mempunyai luas LCD 2,4″ dan 360 derajat sensor kemiringan serta fitur bluetooth. di kategori distance meter perangkat ini merupakan pertama kali mengkombinasikan dengan mengusung laser rangefinder pointfinder sampai 4x zoom anda dengan mudah dan cepat mengukur disetiap jangkauan terjauh sehingga dapat melihat titik dimana untuk tujuan pengukuran. (sumber : https://indo-digital.com/meteran-laser-digital-leica-disto-d8.html)
Kamera sebagai dokumentasi untuk mengambil gambar shelter ataupun kondisi sekitar (misal, penerangan, kondisi lahan, dan lain-lain)

GPS Garmin
GPS Garmin (via indo-digital.com)

Laser Distance Meter
Laser Distance Meter (via industrial-needs.com)
Penggunaan Laser Distance Meter
Penggunaan Laser Distance Meter (via industrial-needs.com)
Menurut Mas Juni, survey bisa dibedakan menjadi cell plan survey dan loss survey. Untuk survey yang sedang kami lakukan ini, termasuk dalam cell plan survey. Dimana dalam survey ini, surveyor harus mengambil data mengenai informasi BTS tersebut. Sebenarnya, ketika surveyor mengadakan pengambilan data, harus melakukan formalitas terhadap pemilik tower yang bersangkutan, yakni operator. Selain itu, seorang surveyor juga dibekali sebuah existing site survey form sebagai catatan manual.

Jadi, apa saja data yang didapatkan oleh seorang surveyor?
1. No GPS : -
2. Name Site : - ; Site ID : -
3. Lokasi
*Alamat :
*Desa/Kelurahan :
*Kecamatan :
*Kabupaten/Kota :
Name Plate : Ada/Tidak Ada
4. Pemilik Menara : - ; Kategori : BTS/BSC/MSC
5. Struktur Menaa : 4 kaki/3 kaki/monopole
6. Site Category : Greenfield/Roof Top/Other
7. Operator : -
Data ini dapat dilihat dari plate nama yang terpampang atau juga bisa dari plate yang terpasang disetiap shelter.
8. Lattitude :
9. Longitude :
Ketinggian E-GPS :
 Data di atas didapatkan dari data GPS.
10. Ketinggian Tower : 52 m
Data ketinggian tower ini dapat didapatkan dari data yang tercantum di name plate, tapi jika tidak tercantum pada plate, maka dilakukan pengukuran dengan laser meter. Nah, dengan pengukuran laser ini, kita akan mengukur sisi miring, mendatar, dan pada ujung bawah. Nantinya, laser akan melakukan perhitungan secara otomatis dan menentukan berapa ketinggian tower tersebut. Namun, kendala yang terjadi adalah jika laser tidak dapat mengukur tower di atas 200 meter, maka yang dapat dilakukan adalah mengukur ketinggian 1 strip dikali dengan jumlah selang-seling dari warna tower tersebut.
Jadi, ketinggian 1 strip 10 m x 5 (jumlah selang-seling) = 50 m. Kemudian, ditambah ketinggian penangkal petir 2 m. Sehingga, total ketinggian adalah 52 m.
 11. Jumlah RBS : 9 ; Tinggi RBS : 50, 40, 30 m
Ini adalah jumlah dari antena yang terdapat di satu tower tersebut dan ketinggian diukur dari permukaan tanah. Namun, lebih mudahnya, diasumsikan ketinggiannya dari titik warna. Jadi, jika antena tersebut terdapat pada warna keempat (dihitung dari bawah), maka antena tersebut berada di ketinggian 40 m, dan sebagainya.
12. Azimuth/Derajat : 0, 240, 340
Data ini didapatkan dengan cara berdiri tegak (sebagai pusat) dengan memperhatikan gps dan melihat berapa derajat posisi antena dari titik pusat.
13. Luas Area : Panjang 8 m x Lebar 8 m = 6 m^2

14. Shelter BTS : Ada/Tidak Ada
Jumlah Shelter : 3 unit; Jumlah Beban ANT : 18
Shelter BTS adalah suatu tempat penyimpanan perangkat-perangkat telekomunikasi. Jumlah unit shelter ini, mudahnya, ada berapa telco/operator yang berada pada satu tower tersebut. Di sini, ada 3 operator. Sedangkan, untuk jumlah beban adalah 18 dengan perincian : 3 operator x 3 antena (1 operator diasumsikan/rata-rata memiliki 3 antena) x 2 (1 antena diasumsikan memiliki 2 beban) = 18.
Shelter dari potret luar
Shelter dari potret luar (via eg.hoangbao.com.vn)
Gambaran shelter dari potret dalam
Gambaran shelter dari potret dalam (via eg.hoangbao.com.vn)

15. Akses Jalan : Hot Mix/Asplath/Paving Block/Concrete/Agregate/Macadam/Soil/Other
16. Jarak Akses Jalan : -
17. Kondisi Sekitar : -
18. Sarana Pendukung : Grounding System, Sistem Proteksi Petir, Proteksi Kebakaran, Sistem Pendingin Alat Elektronik, Sistem Penerangan/ Pencahayaan/Sistem Penerangan Penerbangan/Halaman dan Pagar

19. Aliran Listrik : PLN/Genset/PLN & Genset/Other
20. Tata Guna Lahan : Pemukiman

***

Data-data tersebut lalu dilaporkan sebagai data dari perusahaan. Pada proses reporting ini, kami tidak terlalu jauh mempelajari karena kami harus melakukan materi selanjutnya ^____^ Jadi, laporan kerja praktik hari ini saya sudahi dulu sampai sini. Semoga bermanfaat :) Yay! Kurang beberapa hari lagi saya akan berlibur ke Blitar :D 

Oh, yay! Ternyata berbeda dengan laporan kerja sebelumnya yang pernah saya tulis, untuk kali ini saya tidak menganggur :D.

You Might Also Like

6 Comments

  1. opoo kui aku ora mudeng. hehehe
    ciee selamat yaa udah ga nganggur lagi :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak. Berkat saran dari mbak syifa nih :D

      Delete
  2. jurusan apa mbak pake survei lapangan gitu? itu survei bisa kebagi 2 macam ya mungkin jenis satunya bisa dishare juga tentang penjelasannya biar lebih afdol hehe. salam kenal mbak senang bisa berkunjung ke blogger yang "Bekerja untuk Keabadian" walaupun abal-abal hehe. abal-abalnya itu justru jadi hal yang menarik dari seorang blogger lho!. "BPI"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Teknik telekomunikasi, mas ^_^ hehe. Next time saya share mas ^ ^
      Terimakasih kunjungannya mas :D

      Delete

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)