Wisata Pantai Jember : Pantai Watu Ulo, Indahnya Kemistisan

By Thursday, May 28, 2015 , , , , ,

Masih dari perjalanan di liburan beberapa hari lalu, saya juga mengunjungi Pantai Watu Ulo yang berada tidak jauh dari Tanjung Papuma. Menurut saya, perjalanannya tidak sejauh perjalanan menuju Tanjung Papuma. Untuk menikmati keindahan Pantai Watu Ulo, saya dan teman saya harus merogoh kocel Rp 15.000,-. Kurang paham berapa biaya per-orang, jadi itu biaya 2 orang ditambah tarif sepeda motor :p

Pantai Berpasir Coklat yang Sepi

Pantai Watu Ulo, Jember
Pantai Watu Ulo, Jember
Berbeda dengan pasir di Tanjung Papuma, pantai ini memiliki pantai coklat dan saya rasa lebih halus. Di pantai ini juga lebih sepi jika dibandingkan dengan Papuma, jadi berasa pantai pribadi gitu :D. We felt so free here.
Pantai Watu Ulo, Jember (model : Maulana Akbar)
Pantai Watu Ulo, Jember (model : Maulana Akbar)

Batu Memanjang Bersisik Ular

Batu memanjang bersisik ular
Batu memanjang bersisik ular
Watu ulo merupakan bahasa Jawa dari batu ular. Awalnya, saya bertanya-tanya, kenapa sih diberi nama watu ulo? Ternyata di pantai ini terdapat batu memanjang yang memiliki struktur seperti sisik ular. Ukuran dan struktur batu ini akhirnya membuat batu tersebut menyerupai ular.
Larangan melewati batas wilayah
Larangan melewati batas wilayah
Sesajen yang terdapat pada batu
Sesajen yang terdapat pada batu

Mitos yang Berkembang di Watu Ulo

Terdapat mitos yang dipercaya oleh masyarakat setempat mengenai asal mula terbentuknya batu panjang di pantai tersebut. Menurut cerita, pada jaman dahulu kala terdapat ular raksasa bernama Nogo Rojo yang merupakan penghuni pantai selatan tersebut. Ular tersebut menguasi wilayah tersebut dan kerap kali memakan ikan yang berada di sana. Ini menyebabkan penduduk sekitar tidak dapat menangkap ikan satu pun.

Pada suatu hari, Raden Said dan Raden Mursodo sedang memancing ikan di daerah tersebut. Mereka adalah anak angkat dari Nini dan Aki Sambi. Raden Said ini konon dipercaya adalah nama lain Sunan Kalijaga. Kemudian, tak berapa lama kail Raden Mursodo berhasil memancing ikan mina.


Singkat cerita, ikan mina yang dipancing itu dapat berbicara dan meminta Raden Mursodo untuk tidak membunuhnya. Sebagai balasan, ikan tersebut memberi sisik yang dapat menjadi emas. Raden Mursodo kemudian menyetujuinya dan melepaskan ikan mina tersebut.

Baru saja dilepaskan, muncullah Nogo Rojo yang memakan ikan tersebut. Geram melihatnya, Raden Mursodo memutuskan untuk melawan ular raksasa tersebut. Hingga akhirnya Nogo Roji dapat dikalahkan dan badannya terbelah menjadi tiga.

Saking besarnya, tiga bagian ular raksasa itu terpencar. Bagian badannya berada di Pantai Watu Ulo Jember, bagian kepalanya berada di Grajakan Banyuwangi, dan bagian ekornya berada di Pacitan. Potongan tubuh Nogo Rojo itulah yang kemudian hingga saat ini dipercaya menetap di pantai Watu Ulo dan menjelma menjadi batu-batuan yang menjorok ke laut.

Larung Sesaji di Watu Ulo

Jika berkunjung pada tanggal 1 sampai 10 Syawal, di area pantai diadakan pekan raya dengan acara hiburan dan penjualan hasil kerajinan nelayan setempat. Sedangkan Upacara Petik Laut atau Larung Sesaji atau Hari Raya Ketupat diadakan pada tanggal 7 Syawal. Pada acara ini, masyarakat nelayan melemparkan sesaji ke laut sebagai ungkapan rasa syukur terhadap Tuhan. Pada saat upacara tersebut, banyak masyarakat yang berdatangan untuk menyaksikan upacara adat tersebut.

So, what do you think, Guys? Tertarik untuk berkunjung ke Watu Ulo? Sebagai saran, mungkin agendakan berlibur ke sana sekitar bulan Syawal untuk melihat upacara adat yang datang setahun sekali tersebut. :D
See, Pantai Watu Ulo is beautiful :D

Tetap jaga kebersihan di pantai, ya! ^ ^

Baca Cerita Lainnya tentang Jember, yuk!
Sesaat Menikmati Tanjung Papuma, Jember

Thanks to Tim Hore :
Lina Khoirunnisa, Maulana Akbar, Moniska Lukis, Yunira K. Hapsari, Haris Hidayatullah, Bayu Jaya, dan Aan Cahyo 

***

Reference :
  • http://jemberpages.blogspot.com/2013/08/pantai-watu-ulo-jember.html 
  • http://www.merdeka.com/gaya/mitos-ular-terbelah-asal-mula-terbentuknya-watu-ulo-jember-wisata-jember-11.html 

You Might Also Like

4 Comments

  1. pemandangan di pantai pasti semuanya indah banget deh .. jadi pengen ke pantai :G

    ReplyDelete
  2. Replies
    1. Sok jangan lupa mampir ke sana ya XD

      Delete

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)