Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik

By Saturday, June 18, 2016 , , ,

Stasiun kereta api adalah tempat yang syahdu sebagai pembuka dan penutup perjalanan.

Ya, begitulah stasiun kereta api di mata saya. Tahun 2014, sepertinya, adalah tahun pertama saya melakukan perjalanan pertama kali dengan kereta api. Tentunya perjalanan dengan status sebagai mahasiswa dan tanpa didampingi orang tua. Saat itu, harga tiket kereta lokal masih seharga Rp 5.500,00 dan belum semahal sekarang.

Saya memutuskan untuk backpacker-an dengan tujuh teman sekelas saya, tentunya wanita semua. Sebenarnya, kami tidak terlalu merencanakan dengan matang tentang perjalanan itu. Hanya, salah satu teman kami ingin merasakan murahnya perjalanan dengan kereta api dan here we go. Di sanalah kami berdiri dengan tas ransel dan jaket angkatan, di Kabupaten Kediri.

***

Ini bukan pertama kalinya saya ke Kediri, sih, namun partner selalu membuat ingatan dan pengalaman itu kembali seperti "it's my first time". Jika beberapa tahun lalu saya berkesempatan belajar bahasa di Pare dan mengunjungi Gumul serta beberapa tempat lainnya, kali ini saya mengunjungi tempat baru. Adalah Gereja dan Gua Maria Pohsarang, tujuan kami.

Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik
Gua Maria dalam Ukuran Kecil

Sekilas Mengenai Gereja Pohsarang

Gereja Pohsarang atau Puhsarang merupakan gereja Katolik Roma yang terletak di Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabuptaen Kediri. Gereja ini terletak di lereng gunung Wilis yang berada di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut dan memiliki suhu udara yang sejuk, sekitar 21-25 derajat Celcius.

Sekitar tahun 1936, Romo Jan Wolters CM (Belanda) berinisiatif untuk membangun Gereja Katolik di Pohsarang dengan bantuan arsitek terkenal, Ir. Henri Maclaine. Dalam konteks karya misi Gereja Katolik di Keuskupan Surabaya, Romo Jan Wolters CM ini dikenal sebagai "rasul Jawa" karena sangat mencintai dan menghormati masyarakat, bahasa, kebudayaan, serta nilai-nilai Jawa.

Sekilas bangunan gereja di Pohsarang mirip dengan perahu yang menempel pada sebuah bangunan mirip gunung. Dalam agama Katolik, bangunan yang mirip gunung ini melambangkan atau menggambarkan Gunung Ararat di mana dulu perahu nabi Nuh terdampar setelah terjadi musibah air bah, yang menghukum umat manusia yang berdosa. Sedangkan bangunan yang mirip perahu tadi menggambarkan atau melambangkan Bahtera atau Perahu Nabi Nuh, yang menyelamatkan Nuh dan keluarganya yang percaya pada Tuhan, bersama dengan binatang-binatang lainnya.[1]

Sampai sini, saya berpikir, yang dinamakan Gereja Pohsarang ini bagian mananya, ya. Kesimpulan dari artikel-artikel yang saya baca adalah I didn't find the church :")

But, I could find Gua Maria Lourdes

Well, walaupun tidak bertemu dengan gerejanya, saya masih bersyukur bahwa saya mengabadikan gambar di Gua Maria. Dari artikel yang saya baca, gua atau grotto Maria ini merupakan replika dari Gua Maria yang berada di Lourdes, Perancis. Namun, patung Bunda Maria di Puhsarang lebih tinggi dari aslinya di Lourdes yang hanya 1,75 meter. Hal ini dikarenakan ukuran gua yang mencapai 18 meter.[2]

Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik
Papan Peringatan yang Membuat Saya Sungkan XD
Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik
Satu-Satunya Gambar tentang Gua Maria -abaikan model di depan :p-

Tidak Hanya Gua Saja...

Toilet yang eye catching. Begitu memasuki kawasan ini, mata saya langsung menangkap arsitektur dari toilet. Selain dari modelnya yang unik, terdapat kotak yang bertuliskan 'kotak persembahan'. Mungkin, ini semacam 'kotak amal' yang terletak di toilet musholla, kali, ya.

Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik
(Sepertinya) Toilet Unik

Taman Hidangan Kana ini dulunya adalah bangunan amphiteater untuk main sandiwara, loh. Namun, dalam perjalanan renovasi, bangunan tersebut  sudah tidak ada lagi, dan sebagai gantinya di tempat itu sekarang muncul Taman Hidangan Kana.

Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik
Taman Hidangan Kana

Gedung Serba Guna Emaus ini semacam ruang pertemuan yang terbuka. Menurut artikel, di sana terdapat relief Yerussalem dan Bukit Golgota, tempat Yesus disalib. Sayangnya, saya tidak menemukan relief tersebut, mungkin saya kurang jeli. Haha XD

Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik
Gedung Serba Guna Emaus

Bukit Salib Golgota merepresentasikan perjalanan sengsara Yesus melalui devosi jalan salib tersebut. Setelah googling, pengertian devosi ini adalah suatu sikap bakti yang berupa penyerahan seluruh pribadi kepada Tuhan dan kehendak-Nya[3]. Sebagai orang yang awam dengan agama Katolik, saya dapat melihat perjalanan Yesus dari yang membawa salib hingga disalib. Semuanya digambarkan secara detail oleh patung-patung berukuran manusia dewasa dengan warna keemasan dan tertera papan mengenai keterangan mengenai alur cerita.

Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik
Jalan Masuk ke Bukit Golgota
Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik
Ketika Yesus Jatuh untuk Pertama Kalinya

Awkward Moment...

Bagi saya, ini adalah pertama kalinya mengunjungi situs agama Katholik dan membuat saya sedikit awkward. Nuansa rohani yang sangat melekat dengan lagu-lagu mengalun terurai oleh angin, membuat saya seakan terbawa kesyahduannya. Berbeda ketika saya mengunjungi situs agama Budha, misal di candi, yang kurang terasa nuansa rohaninya :3 . Jadilah, di sana saya kurang bisa bergaya bebas dan sungkan untuk mengabadikan gambar XD


dan Kediri Tanpa ke Gumul, Rasanya...

Liburan ke Kediri, kalau tidak mampir ke Simpang Lima Gumul (SLG), rasanya bagai mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, ya. Jadilah kami menyempatkan untuk berfoto ria di sana dan untuk pertama kalinya saya merasakan event dari earth hour Kediri. Sungguh ramai dengan berbagai pentas seni dan berbagai komunitas. Hingga pada akhirnya, SLG turned off listrik sekitar 1 jam untuk penghematan energi. Memang tidak semuanya padam, sih, jalan-jalan masih terang dengan lampu. Tapi, di SLG gelap pet dan hanya diterangi dengan binar dari deretan lilin yang berbentuk 60+.

Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik
Earth Hour Kediri di SLG

Jadi, kalau kamu cah Kediri dan sudah ke Pohsarang, please tell me about the rules there. I was so regret that I didn't take more pictures :"(



Salam manis,

dari kami, Cah Kediri :p

Gereja dan Gua Maria Pohsarang Kediri : Wisata Awkward di Situs Ziarah Katolik

***

Thanks for all of my partners : Ziadhatul Ulumiyah, Lina Pratiwi, Ulfa Sutrianingsih, Lina Khoirunnisya, Hamidatul Izzah, Efrilia M. Khusna, dan Yunira K. Hapsari





Reference :
[1]https://id.wikipedia.org/wiki/Gereja_Pohsarang
[2]http://travel.detik.com/read/2013/11/20/183900/2398841/1025/ternyata-kediri-punya-gua-bunda-maria-mirip-di-prancis
[3]www.imankatolik.or.id/pengertian-arti-devosi.html

You Might Also Like

16 Comments

  1. Woaaahh walo dulu saya sekolah di sekolah katolik, dan sering dengar tempat ini dari mulut.. ternyata baguss yahh.. hahahahah katanya cukup legendaris yah XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepertinya memang cukup legendaris, mas. Belum ke sini, ya? Yuk, mampir ^ ^

      Delete
  2. Wah keren jalan-jalannya. Ternyata ada tempat sekeren ini di Kediri.

    ReplyDelete
  3. oh baru tahu kalau di kediri juga ada gua Marianya .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada mbak, yuk ke Kediri lagi, mbak ^ ^

      Delete
  4. di sekolah saya malah ada goa marianya sendiri.. karena sekolah saya ada gereja di lingkungannya. tapi nggak semewah goa maria yang berdiri sendiri gitu sih. jadi bisa dikatakan, sebelum lulus SMA kemarin.. saya selalu ke goa maria setiap kali ke sekolah :")

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, enak ya berarti mas. Bisa tetap terjaga imannya, ya :)

      Delete
  5. haha betul banget kak hepi, kalo berkunjung ke situs wisata yg kental bgt sisi religinya memang begitu, apalagi jika situs agama lain. Rasanya sungkan, aneh, awkward tentu saja haha tak bisa bebas seperti biasa :)))

    Salam kenal kak hepi,
    Jangan lupa berbahagia :D
    sastraananta.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya awkwardnya sampekkrbawa sungkan mau foto2 :") Tapi waktu udah balik, jadi nyesel hak banyak foto :v

      Salam kenal juga mas. ;)

      Delete
  6. loohh masak ga nemu gerejanya?
    kan dideket ointu masuknya
    tahun lalu pas kesana emg telat nyadar sih kalo itu gerejanya, tp kalo bgtu liat meja altar pasti lgsung tau kalo itu gereja :))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Basicly, saya kurang paham bentuk gereja dalam itu seperti apa, mas. Mungkin itu yang bikin saya gak sadar bangunan gerejanya di mana :"( How poor I am :((

      Delete
  7. Tks ulasannya...
    Barangkali tahu no tlp gereja tsb?
    Sy cb tlp ke no yg tertera di google tp ga nyambung.
    Tx info

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, untuk hal tersebut, saya juga kurang tau, mbak. 😢 maafkan. Trimakasih telah berkunjung, ya 😊

      Delete
  8. Eh temennya mbk ira ya.. sebenarnya gak masalah sih foto2 asal tidak membuat kegaduhan, terutama di lokasi doa (di goa Maria yg ada air sucinya) di situ kawasan sunyi. Karena banyak yg berdoa disana, sekaligus menenangkan diri. Dan di lokasi tsb jg sering diadakan misa tiap hari2 tertentu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaaak, iya, temennya Ira, ya? Wah, trimakasih ya infonya. Next time, mau coba liat pas event misa ^ ^

      Delete

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)