Ganti Genre Tulisan Blog?

By Saturday, March 25, 2017

Ganti Genre Tulisan Blog?

"Eh, Fib, habis ini tulisanmu ganti genre, donk, ya. Kan bakal jarang jalan-jalan lagi?"

Beberapa waktu lalu, saat saya menghadapi sesi wawancara HRD, saya bertemu dengan pewawancara yang ternyata memiliki kegemaran ngeblog. Antara senang dan ada perasaan interested juga bertemu dengan sehobi.

Kalimat pembuka tersebutlah yang menjadi pokok pembicaraan kami di saat itu. Kebetulan, beliau adalah seorang wanita paruh baya yang bijaksana. Beliau mengatakan bahwa saat ini, tulisan beliau lebih ke share masakan atau makalah penelitian.

Hm. Apa iya, saya nantinya akan mengalami masa ganti genre tulisan?

Sepertinya, masa itu memang akan terjadi, sih. Jangankan ketika saya berada dalam posisi sekarang, dulu pun, dari masa sekolah hingga kuliah, entah berapa kali saya berganti genre. Yap, blog ini sebenarnya memanglah "Another Journey and Women's Story" - of me. Haha.

Dari dulu yang semasa sekolah saya sukanya curhat tentang cinta monyet yang entah ketika saya baca ulang, seringkali, "Ya Allah, how alay I was". Pada awal kuliah, saya menjadi sedikit berjiwa perjuangan mahasiswa. Pertengahan awal kuliah, saya mulai, nih, agak aktif kegiatan dan jalan-jalan.

Sekarang, sih, hingga tulisan ini saya tulis, saya belum kepikiran genre blog ini ke depannya seperti apa. Kalau tentang make up, rasanya bukan saya banget. Tips mencari pacar? Em, Google has so many answers about it, ya. Jadi, sesuai konsep awal blog, tulisan saya tetaplah media refleksi bagi saya.

Eits, saya tentu tak akan lagi sembarangan menuliskan tentang kehidupan sehari-hari, kok. InshaAllah, selalu ada makna yang bisa diambil oleh pembaca artikel 😍. Saya bukan anak raja, yang bisa saya berikan untuk dunia adalah melalui tulisan. Bukan begitu?

Welcome to new me.

*) Pst. karena waktu udah mulai teratur, sepertinya saya mulai konsen menulis untuk media cetak. Ih, wacana apa bukan ya ini. Haha

Credit pic : We Heart It @mariana_pinto23 

You Might Also Like

0 Comments

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)