Nikmatnya Berpenghasilan, Yeay!

By Friday, May 26, 2017

What's up!

Serius, sejak mulai makarya, saya mulai jarang membuka blogger dan mencari topik yang konsisten untuk blog ini. Belum menemukan genre yang sesuai dan terkendala dengan rusaknya adaptopr charger laptop.

Oke, skip. Sekarang, saya ingin berbagi pengalaman betapa enaknya berpenghasilan versi freshgraduate. Haha. Mungkin, bagi yang sudah berpenghasilan, memang terkesan biasa saja. Tapi, bagi saya yang baru saja mendapatkan rejeki dengan usaha sendiri, rasanya memang menyenangkan.

Kamu pasti pernah pula merasakan ini!

Nikmatnya Berpenghasilan, Yeay!
Nikmatnya Berpenghasilan, Yeay!

1. Membelanjakan orang tua, tak perlu lagi menunggu hadiah doorprize

Bener banget. Dulu, rasanya saya hanya bisa membelanjakan orang tua ketika saya menang doorprize. Mengajak beliau jalan-jalan, ketika dapat hadiah dari lomba blog. Lol. Jadi, sekarang saya benar-benar bersyukur bisa membelanjakan beliau tanpa harus menunggu menang lomba blog.

2. Lebih mudah menabung untuk investasi

Saat kuliah, menabung memang bisa saja. Tapi, seringkali tabungan tersebut tidak saya tujukan untuk investasi. Lebih buat hadiah orang tua saja, sih. Sekarang, rasanya lebih bisa memilah sedikit penghasilan untuk investasi.

Nikmatnya Berpenghasilan, Yeay!
Kumpul? Ayo aja!

3. Belanja apapun lebih mudah?

Ya, iya, sih. Lebih bisa hedon, kalau dibandingkan saat kuliah. Tapi, sepertinya ini kurang berlaku bagi saya. Setidaknya, setiap list belanja yang selalu saya tunda dengan alasan "Nunggu gajian aja, lah", seringkali tidak terealisasi. Lebih memikirkan perihal mana kebutuhan mana keinginan.

Tapi, hang out dengan teman jadi lebih asyique sih daripada dulu. Yah, walaupun sekarang lebih males keluar duit buat nonton :"(. Nonton  itu berasa mahal, cyin, lebih milih keluar duit buat makan daripada nonton :"(. Kadang di situ saya merasa sedih. Lol!

4. Mencatat pengeluaran itu penting

Bukan pelit atau perhitungan. Tapi, sejak berpenghasilan, saya terbiasa menuliskan pengeluaran. Belajar menyesuaikan pengeluaran dengan pemasukan. Saya cuma tidak ingin hidup saya melebihi pemasukan saya :)

5. Berbagi lebih mudah

Weits, serius ini yang saya rasakan sekarang. Saya tipe orang yang mudah berkenalan dengan penjual jajanan kaki lima. Hampir semua yang menjadi langganan saya, selalu saya kenal nama mereka. Seringkali cerita panjang lebar dan banyak juga ilmu yang saya dapat dari mereka. Berbagi jajanan dengan mereka sambil menunggu makanan saya datang pun, jadi tak seberat dulu.


Ingat, ada 2.5% hak mereka di setiap penghasilanmu. 

Nikmatnya Berpenghasilan, Yeay!
Kapan kita ke mana?

6. Menabung untuk liburan itu bonus

Haha. Ini belum kelaksana, sih, sampai sekarang. Masih belum memungkinkan mengatur jadwal. Tapi, yah, memang lebih bisa menabung pula untuk berjalan-jalan. Jadi, kapan kita ke mana?

Menabunglah untuk investasi. Hidup sesuai penghasilan. Perbanyak syukur dan berbagi :))

Eleuh, intinya, bersyukur memang adalah kunci utama untuk hidup yang lebih bermakna. Benar begitu? Tidak cepat puas itu baik, untuk terus berkembang. Namun, jangan lupa untuk tetap bersyukur. Terbang tanpa harus lupa dengan daratan.

Well, selamat ramadhan! Semoga ramadhan kali ini lebih baik dari tahun sebelumnya dan menjadikan kita insan yang lebih beriman.

Kamu, gimana rasanya penghasilan pertama? Please tell me your story too. 


***

Credit pict:
http://weheartit.com/entry/284409094/via/melaninhoe
http://weheartit.com/johana_04sigala
http://weheartit.com/ugly2you

You Might Also Like

0 Comments

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)