Kepada Oktober

By Monday, August 13, 2018 , ,

Kepada Oktober

Halo, Kamu.

Aku ingin membuat tulisan yang sangat klise, sering kali genre semacam ini terbaca, terlalu remahan kue, tapi memang gurih untuk tetap dituliskan. Dan aku tahu kamu tak akan pernah baca. Setidaknya, aku hanya ingin membacanya lagi suatu hari nanti.

Cukup sederhana. Sampai detik ini, aku masih bersyukur Tuhan berikan jalannya untukku bertemu kamu. Aku suka hampir seluruh bagian hidupmu.

Kamu, menghormati orang tuaku, semoga suatu saat kamu bisa pula menganggap mereka sebagai orang tuamu.

Aku tahu kita masih sama-sama belajar tentang agama, tapi aku suka kamu selalu belajar untuk lebih baik.

Aku suka caramu menggandeng tanganku, tidak di semua tempat, tapi di tempat yang kamu tahu aku bakal butuh perlindungan (lol).

Aku suka caramu memberikanku larangan, dengan tidak melupakan hakku untuk berkarya. Kamu seringkali memberiku 'how if' dibanding 'You should'.

Aku suka caramu memandang banyak hal.

Aku kagum dengan caramu melindungi yang lemah.

Aku suka tercengang mengetahui sikapmu ke anak kecil, wanita sepuh, ataupun ke wanita lain.

Kamu sangat menghargai wanita. Aku sangat suka itu.

Aku suka caramu menyelesaikan masalah. Dengan tidak mengunggah atau menampakkan apapun di khalayak umum. Kamu sangat paham bahwa masalah harus diselesaikan berdua dan tak harus orang lain tahu.

Aku suka caramu menahan rasa cemburu. Katamu, "Aku kadang cemburu, tapi ya gimana caranya biar cemburu itu gak bikin salah sangka, kan." Aku kadang malu sendiri.

Aku suka kamu bukan tipe yang melankolis, tapi jujur, kamu romantis POL! Aku sering heran sendiri.

Kamu seringkali bertingkah di luar ekspektasiku. Membuatku seringkali tergelak dengan semua tindakanmu. Spontanitas.

...

Dan see, sampai paragraf ini, banyak yang ingin aku tulis, tapi rasanya terkesan terlalu sangat 'apasih ini'. Haha. Jadi, mungkin kamu akan memaklumi kalau aku seringkali merasa like a princess. Kamu sangat bisa membuatku merasa seperti itu.

Aku sudah cukup mengenalmu. Banyak yang sudah terjadi di antara kita. Dari up and down. Dari nangis sampai ketawa. Dari kehabisan bensin, kehujanan di jalan, crush di jalan, dan masih banyak lagi.

Sudah kukatakan di awal, kan, aku suka denganmu hampir seluruh bagian dari dirimu. Jadi, terima kasih masih tetap ingin belajar bersamaku. Semoga selalu dimudahkan langkah kita.~


Dari Desember, untuk Oktober.
Selamat berjumpa di setiap harinya.

You Might Also Like

0 Comments

Pembaca yang budiman, kindly gimme apapun pendapat atau komentar kamu tentang artikel saya. Tulisan ini tanpa komentar kamu, kayak mahasiswa akhir tanpa skripsi. Ada yang kurang gitu, yak.

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Selamat berkarya :)