Bismillah.

Bulan ini, sudah sekitar 4 bulan saya berada di tanah rantau yang berbeda dari sebelumnya. Tapi, di sini saya tidak sedang ingin membahas hal tersebut. Namun, tentang bagaimana pembagian peran yang ada dalam drama kehidupan ini. Tulisan ini akan sangat terlihat sangat berantakan karena ini hanya tulisan relaksasi agar pemikiran bijak dapat keluar di akhir kesimpulan. Semoga.

Dimulai dari "Jangan membandingkan peranmu dengan wayang lainnya. Karena tak akan ada yang sama."

Saya, kamu, dan mereka bukanlah wayang yang berperan di satu tokoh dan memiliki tugas sama persis. Tetap ada perbedaan yang mungkin tidak kita lihat secara kasat mata. Tapi, jangan bandingkan peranmu denganku atau antara dirimu dan mereka.

Jika aku adalah seorang pemikir, maka mungkin peranku adalah sebagai pembuat strategi. Jika kamu adalah seorang penghibur, maka peranmu adalah di dunia entertainment. 

Ini hanya permisalan.

Juga, di lain sisi. Misal di satu tim, ada seorang yang pemikir, pengonsep, pelaksana, dan ada lainnya sebagai administrasi. Apakah bisa satu tim tidak ada salah satunya? Tidak. Menurut saya, tidak ada yang namanya kontribusi kecil. Antara satu peran dan peran lain selalu saling berjalan berdampingan. Bayangkan jika ada seorang pemikir, tapi tidak ada pelaksana? Maka konsep akan tetaplah menjadi konsep. Atau tanpa seorang administrasi? Maka tidak akan ada, tuh, yang namanya dokumentasi terperinci dan terstruktur. 

Begitu.

Jadi, saya berharap kita akan tetap bijak dalam memikirkan peran yang kita mainkan sekarang. Bukan ingin terlihat menonjol dengan menjatuhkan orang lain. Sebuah drama kehidupan tidak akan ada warnanya jika tidak ada salah satu peran itu, kan. 

Semoga kita sama - sama menjadi wayang yang tetap ingin berproses menjadi lebih baik. Tanpa harus mendorong lainnya lebih jatuh, tapi membawa lainnya untuk maju bersama :)

Jika ada yang menjatuhkan peranmu, ingat "Balas dendam terbaik ketika ada ketidakadilan adalah membalasnya dengan kebaikan dan menjadikan diri kita lebih sukses. Dengan mereka atau mungkin juga dengannya. Biarkan dia sadar, bahwa setiap peran tidak akan pernah luput dalam suatu rantai kehidupan."


Xoxo,

dari saya yang tiba - tiba pengen nulis aja~~
Btw, nulis gini bukan berarti saya sedang di posisi tersebut, ya.
Banyak beberapa hal yang tiba - tiba seliweran "kenapa,sih, kok gini?" dan ingin mendapatkan jawabannya dari tulisan.
Karena kenapa, bagi saya tulisan akan mengeluarkan pemikiran bawah sadar yang bisa keluar dengan kepala dingin. Apadah!
Mengenal Operasi Lutut yang Harus Kita Ketahui
Mengenal Operasi Lutut yang Harus Kita Ketahui

Tahukah Kamu tentang Operasi Penggantian Lutut?

Operasi penggantian lutut merupakan prosedur medis yang dilakukan dengan cara penggantian sendi yang sudah rusak dengan sendi lutut buatan (prostetik). Tujuan dari adanya operasi ini adalah untuk menghilangkan nyeri dan mengembalikan fungsi sendi lutut, sehingga pasien tetap dapat menggunakan lututnya seperti biasa.

Sebelum menjalani operasi lutut, pasien terlebih dahulu akan menjalani pengobatan non bedah. Pengobatan tersebut dapat berupa pemberian obat-obatan ataupun pemberian alat penyangga untuk membantu pasien beraktivitas menggunakan lututnya. 

Jika metode pengobatan non bedah sudah tidak efektif meredakan nyeri dan meringankan keluhan, pasien dapat menjalani operasi penggantian lutut. Dokter akan menginformasikan kepada pasien kapan dapat menjalani prosedur ini.

Sendi lutut pasien yang sudah rusak akan diganti menggunakan sendi prostetik yang terbuat dari bahan logam. Melalui operasi penggantian lutut, dokter akan mengganti ujung dari tulang paha, tulang kering, tulang betis, dan tulang tempurung lutut dengan prostetik tersebut. Pasien yang menjalani prosedur ini biasanya adalah pasien berusia lanjut atau pasien yang menderita radang sendi berat.

Apa itu Osteoartritis?

Penyakit ini dikenal juga sebagai artritis degeneratif atau degeneratif sendi adalah kondisi dimana sendi terasa nyeri akibat inflamasi ringan yang timbul karena gesekan ujung-ujung tulang penyusun sendi.

Pada bagian sendi, dalam suatu jaringan tulang rawan ada yang disebut kartilago dan biasanya menutup ujung-ujung tulang penyusun sendi. Selaint itu, ada lapisan cairan sinovial dan berada di antara tulang-tulang tersebut. Fungsi dari cairan ini adalah sebagai bahan pelumas yang mencegah bagian ujung-ujung tulang tersebut saling bergesekan dan saling mengikis satu dengan lainnya.

Indikasi Operasi Penggantian Lutut

Penyebab umum seseorang harus menjalani operasi penggantian lutut adalah munculnya radang sendi. Namun, kita tetap harus mengetahui peradangan yang terjadi dikarenakan jenisnya yang cukup banyak. Di bawah ini adalah beberapa jenis peradangan sendi lutut yang perlu kamu tahu, yaitu:

  • Rheumatoid artritis :  terjadi ketika sendi lutut seseorang mengalami radang kronis akibat penyakit autoimun yang menyebabkan lutut menjadi sulit berfungsi.
  • Osteoarthritis :  terjadi ketika sendi lutut seseorang mengalami peradangan yang diakibatkan penambahan usia (degenerasi). Kondisi ini kebanyakan dialami oleh usia lanjut. Walaupun tidak menutup kemungkinan diderita oleh usia muda.
  • Artritis pasca trauma (post-traumatic arthritis) : terjadi akibat cedera serius pada sendi lutut.
Penderita radang sendi lutut akan kesulitan saat beraktivitas, terutama untuk kegiatan yang menggunakan lutut sebagai tumpuannya. Misal, kegiatan berjalan, menaiki tangga, bangun dari posisi duduk, berjongkok, dan tidur. Untuk kasus radang sendi lutut yang sudah parah, bahkan pasien akan merasakan kesakitan untuk kegiatan yang tidak menggunakan lututnya. Misal, ketika beristirahat.

Kapan Kamu Harus Berkonsultasi ke dokter.my?

Pasien yang mengalami keluhan radang sendi lutut pasti akan datang ke dokter lokal terdekat dan melakukan beberapa tes. Namun, jika kamu merasa butuh pendapat lain atau second opinion dari profesional, kamu bisa mencoba menghubungi dokter.my dengan mudah melalui layanan telepon, Aplikasi WhatsApp, juga dapat melalui website dengan menyertakan rekam medis Anda (X-ray, MRI).

Seperti apa dokter.my? Yuk, lihat penjelasan singkatnya melalui video berikut: 


---

Source pic: https://www.halodoc.com/ketahui-tindakan-operasi-untuk-atasi-sakit-lutut
5 Tips Memilih Stroller untuk Bayi
5 Tips Memilih Stroller untuk Bayi

Stroller atau kereta bayi memang memudahkan para Bunda dalam membawa bayinya ketika dalam perjanalan. Sehingga, Bunda dapat melakukan aktivitas dengan fleksibel dan tetap tidak meninggalkan bayinya. Pemilihan stroller  selain dari kenyamanan dan keamanan bayi, juga dari segi budgeting yang memang sedikit merogoh kocek. Jika pertimbangannya adalah budgeting, sewa stroller di Biru.id pun bisa menjadi pilihan cerdas, loh, Bun.

Berikut 5 tips untuk Bunda dalam memilih stroller:

1.       Sesuaikan Stroller dengan Kebutuhan

Ada beragam jenis stroller dilihat dari kebutuhannya dan hal ini harus menjadi pertimbangan paling utama. Apakah stroller itu akan dibuat untuk travelling, perjalanan biasa, jogging, ataukah untuk keluarga dengan kelahiran bayi kembar. Selain dari desainnya yang berbeda, memahami kebutuhan ini penting untuk menentukan komponen lainnya, seperti dari keamanan, jenis roda, ataupun kursi bantalan bayi. Jika Bunda sudah menentukan kebutuhannya, tentu ini akan menjadi pertimbangan dari pilihan jenis kursi, kanopi, dan lainnya.

2.       Pastikan Sabuk Pengaman dapat Dikunci

Yang harus diperhatikan untuk sabuk pengaman adalah berapa kunci yang terdapat di sana. Umumnya, stroller dilengkapi oleh tiga sabuk pengaman, tapi semakin berkembang menjadi lima sabuk pengaman untuk menjaga posisi pinggang, bahu, dan kakinya. Jangan lupa untuk melihat lingkaran sabuk pengaman, ya. Usahakan tidak terlalu ketat agar bayi juga merasa nyaman ketika menggunakannya.

3.       Periksa Rem Stroller

Untuk keamanan saat membawa stroller, ada baiknya kelengkapan rem juga diperiksa. Beberapa stroller sekarang sudah menyediakan pengunci di dua rodanya. Jangan lupa pastikan juga bahwa anak tidak dapat menjangkau rem yang berada di roda, ya. Jika begini, niat akan memberi keamanan, malah menimbulkan rasa was-was.

4.       Pastikan Berat Badan Bayi untuk Menentukan Kekuatan Stroller

Setiap stroller dirancang dengan kapasitas yang berbeda, tergantung dari usia dan ukurannya. Hal ini sebagai landasan desainer untuk membuat stroller yang nyaman untuk bayi. Jadi, pastikan stroller yang dipilih dapat membawa berat badan bayi, ya. Pasti Bunda tidak mau, kan, karena kurang aware dengan kapasitas stroller, malah membuat stroller patah dan rusak di saat Bunda menggunakannya.

5.       Pemilihan Kursi dan Tempat Menaruh Kaki

Bayi past masih suka tertidur ketika dalam perjalanan, Bun. Untuk menunjang kenyamanan bayi dan mendukung perkembangan postur tubuhnya, Bunda harus memilih kedinamisan kursi dan tempat menaruh kaki bayi. Usahan mencari posisi kursi yang dapat membuatnya hampir di posisi berbaring. Juga, memilih letakan kaki yang terpisah juga bukan hal yang buruk karena diharapkan dapat meminimalisir kaki bayi terperangkap di antaranya.

Jika ini adalah pertama kalinya untuk Bunda mencari stroller dan takut salah pilih, Bunda bisa mencoba untuk menyewanya di Biru.id. Setidaknya, Bunda bisa melakukan penghematan budget dikarenakan penggunaannya yang tidak akan lama. Sebenarnya waktu peminjaman bisa disesuaikan dengan kebutuhan Bunda, namun Biru.id menetapkan waktu peminjaman adalah di satu minggu, dua minggu, dan tiga minggu.

Menyewa stroller memang pilihan cerdas untuk Bunda dan keluarga. Yuk, coba cek pilihan lengkapnya di Biru.id untuk memilih sesuai kebutuhan bayi. Cek informasi lainnya tentang Biru.id di video berikut:


Startup Dini.id : Bantu Orang Tua Tangani Speech Delay pada Anak
Para peserta dan pembicara launching website www.dini.id (Foto: dok. Faidah Umu Sofuroh)

Jakarta – Terkadang orang tua seringkali menganggap sepele masalah keterlambatan berbicara pada anak usia dini. Beberapa ada yang percaya mitos bahwa perkembangan berbicara anak bisa saja terlambat karena perkembangan di bidang lain lebih cepat.

Menurut Psikiater Konsultan Anak & Remaja, dr. Anggia Hapsari, SpKJ (K), perkembangan berbicara pada anak memiliki tolok ukur. Misal, lanjutnya, saat usia 12-13 bulan, anak seharusnya bisa memiliki satu kosa kata baru selain ‘mama’ dan ‘dada’.

“Tolok ukur perkembangan bicara dan bahasa itu sebagai tolak ukur perkembangan kognitif mereka, intelektual mereka. Jadi menentukan perkembangan pada tahap-tahap selanjutnya,” katanya saat ditemui di Apple Bee Playground, Mal Taman Anggrek, Jakarta, Sabtu (31/8/2019).

“Mereka yang mengalami speech delay akan memiliki risiko terkena gangguan jiwa juga ternyata, depresi, ansietas/kecemasan. Bagi mereka semua perasaan itu nggak nyaman, tapi apa? Mereka nggak bisa ngomong, sedihkah, marahkah, kecewakah, mereka nggak bisan gomong gara-gara speech delay,” ujarnya.

Ada banyak faktor penyebab speech delay, salah satunya faktor lingkungan yang deprivasi. Faktor ini dapat dilihat ketika orang-orang di lingkungan mengharapkan sangat banyak pada kemampuan anak.

“Contohnya, ada anak baru umur 3 tahun udah pakai 3 bahasa: Indonesia, Mandarin, Inggris. Kalau anak yang nggak ada gangguan itu nggak masalah, tapi anak dengan gangguan itu kacau balau,” jelasnya.

Kalau dipaksakan kepada anak yang tidak mampu, imbuhnya, itu akan mempengaruhi kemampuan kognitif mereka. Dampak lain yang mungkin terjadi yaitu prestasi akademik akan berkurang, anak menjadi pencemas tinggi, interaksi sosial anak juga akan memburuk.

Oleh karena itu, perlu dilakukan pencegahan maupun penanggulangan kepada anak yang terdeteksi speech delay. Anggia menganjurkan untuk sering mengajak anak bermain, bukan hanya memberikan mainan.

“Harus terjadi interaksi dua arah antara orang tua dengan anak. Dengan interaksi dua arah itu, akan membantu anak berkembang kosa katanya, kemampuan emosinya juga akan berkembang. Ajak main sesering mungkin, bermain yang bener-bener bermain,” katanya menganjurkan.

Cara lain selain bermain, yakni dengan bercerita, bernyanyi, bermain peran, berinteraksi dengan anak sebayanya, serta memberikan tanggungjawab sesuai dengan usia anak. Ia melanjutkan tiap usia memiliki standar yang harus dilalui anak agar tidak terjadi speech delay.

“Latih anak untuk bisa mengucapkan kata-kata konsonan, misalnya, dilatih dengan flash card seperti itu,” pungkasnya.

Berikut gambaran seminar dari Dini.id: 



Jika memang sulit untuk dilakukan secara mandiri, orang tua juga bisa melakukan stimulasi sesering mungkin untuk anak yang speech delay. Salah satu solusi yang bisa dipilih orang tua untuk melakukan stimulasi dan intervensi dalam tumbuh kembang anak yaitu Dini.id.

Dini.id adalah startup yang khusus dirancang untuk memberikan program stimulasi dan intervensi dalam tumbuh kembang anak dengan memadukan antara teknologi, ilmu psikologi, orang tua, dan tim ahli.

Beberapa program dari Dini.id adalah :
1. Sistem assessment online gratis di website www.dini.id yang dapat mengidentifikasi keterlambatan dan potensi dalam perkembangan anak.

2. Kelas stimulasi dan intervensi sambil bermain yang dilakukan di playground-playground mitra yang dirancang untuk mengaktifkan neuron dalam otak sehingga meningkatkan perkembangan kognitif dan menjadi dasar perkembangan tahap selanjutnya terutama untuk belajar.

3. Program assesment, observasi & investigasi berkala yang disupervisi oleh psikiater dan psikolog klinis untuk mengoptimalkan perkembangan anak yang berbeda-beda dan unik.

Dengan stimulasi dan intervensi dalam tumbuh kembang anak, diharapkan speech delay yang terjadi pada anak akan menghilang. Nah, sudah tahu, kan, gimana cara menangani speech delay. Yuk, Bun, tangani kendala speech delay dari usia dini.

My Alakadabra

19 November 2019 : Seringkali, berbuat baik tidak ada salahnya.

Blogger Perempuan