Hi, Guys! Aku sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang berkolaborasi dengan blog ini. Semoga selalu diberi kesahatan dan dilancarkan rejekinya ❤ . Blog ini terbuka untuk kerjasama penempatan konten, review product, ataupun tukar back link.

Feel free untuk contact melalui: hafian3@gmail.com Instagram | Twitter
----

Lifestyle & Hobbies

  1. Wahai Para Wanita, Inilah Jenis Sepatu yang Cocok untuk Aktivitas Kantor
  2. Game Lokal yang Populer di Kalangan Pengguna Android
  3. ID Photobook : Cetak Foto ala Majalah Semudah Unggah di Sosmed!
  4. Inilah Cara Budidaya Ternak Belut yang Sehat
  5. Lakukan 4 Hal Penting Ini Agar Klakson Mobil Senantiasa Awet
  6. 4 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Memilih Dealer Toyota Kediri
  7. 4 Sayuran yang Wajib Dihindari Jika Kamu Ingin Langsing
  8. Toyota Agya Si Mungil Penuh Pesona
  9. Inilah Spesifikasi Mewahnya Mobil Toyota Vellfire
  10. Intip Kelebihan serta Harga Camry Hybrid di Jakarta
  11. Simak Keunggulan, Spesifikasi, dan Harga Toyota Hiace di Jakarta
  12. Review Desain dan Harga Toyota Rush Surabaya
  13. Desain Eksterior Toyota Avanza Veloz 2019 yang Gahar
  14. 5 Fakta Situs Belanja Online Termurah dan Terpercaya
  15. Ayo Cek Gizi : Aplikasi Cek Kandungan Jajanan Anak
  16. Yuk, Cek! 7 Daftar Buah untuk Menurunkan Kolesterol
  17. Beli Mobil Bekas Murah? Jangan Lupa Perhatikan Airbag!
  18. Cari Mobil di Surabaya? Auto 2000 Basuki Rahmat Aja!
  19. Mau Koleksi Gitar? Pakai Produk Digibank KTA!
  20. 5 Ide Modifikasi Mobil Keren dan Kreatif. Wajib Dicoba!
  21. Keuntungan Booking Service di Hari Minggu
  22. Spesifikasi Honda Brio, Mobil Murah yang Tak Murahan
  23. Nikmati Keunggulan Digibank Kartu Kredit
  24. KTA, Solusi Jitu Saat Modal Nikah Kurang
  25. Harga Toyota Fortuner dan Spesifikasi Terbaru
  26. Tips Hemat Koleksi Gundam dengan Pinjaman digibank KTA by DBS
  27. Membeli Mobil dengan Kredit, Apa Untungnya?
  28. Mengenal Operasi Lutut yang Harus Kita Ketahui
  29. 5 Tips Memilih Stroller untuk Bayi

Travel & Tour

Culinary

Property


Personal Development

5 Tips Bijak Membudayakan Konten Baik
Sebelumnya, aku ingin bertanya pada kalian. Pernahkah kalian memiliki masa lalu yang kurang baik dan belum bisa memaafkan hingga hari ini? Kemudian kalian berharap dengan mengunggah konten berupa sindiran yang menjurus padanya dapat menyakiti perasaannya. Mengatasnamakan tulisan untuk umum atau self reminder, tapi menjurus pada kaum atau seseorang tertentu😕. 

Atau dengan sengaja merekam sesuatu privacy, misal kandasnya cinta dari seorang karib, dan dengan sengaja menjadikannya konten di social media yang tanpa izin si empunya? Huhu. 

Sekarang, mari menepi sebentar dan melihat bagaimana perkembangan dunia perkontentan yang penuh warna-warni ini. Memang benar, setiap tampilan pasti memiliki target penontonnya sendiri dan sebagai konsumernya sendiri, kita bisa memilih ataupun memilah apa yang ingin kita tonton. Tapi, sebagai pembuat konten, baik dengan penonton banyak atau sedikit, untuk tetap bijak dan membudayakan konten baik😁.

Lalu, bagaimana, sih, hingga akhirnya dapat mencoba untuk memulai bijak membudayakan konten baik? Here you go!

5 Tips Bijak Membudayakan Konten Baik


1. Cobalah untuk Positive Mental Attitude (PMA) 

Pertama, bangunlan Positive Mental Attitude (PMA) atau mental positif dalam bersikap. Kamu bisa memulai dengan memaafkan diri sendiri dan orang lain, serta berpositif thinking pada orang lain. Kalau ada yang bilang, kita bakal dibodohi kalau positive thinking, eh belum tentu! Positive thinking itu bukan berarti tidak waspada, ya, kamu tentu tetap harus waspada dan mengolah apa yang kamu lihat, dengar, ataupun alami. 

 2. Pahami 7 Dimensi Manusia yang Menarik 

Ada 7 dimensi manusia yang menarik, yaitu: - Self acceptance (Penerimaan Diri), Physicality (Fisik), Intelectuality (Kecerdasan), Emotionality (Emosional), Social Ability (Kemampuan Bersosial), Moral Ability, dan Spirituality. 

Ketahui dimensi apa yang menjadi sandunganmu untuk berkonten baik. Apakah karena kamu insecure, kurang iman, atau kurang banyak wawasan? Maka, cobalah me-manage kekuranganmu dan lebih berfokus pada kelebihanmu😄. 

3. Pastikan ada Value yang Disuguhkan

Pastikan dalam mengunggah konten, kamu telah memikirkan value apa yang disuguhkan, apakah tentang tips masak, life hack, belajar cepat, film, dll. Kamu boleh saja membuat konten receh karena menurutku itu juga mengandung value bagi orang-orang yang membutuhkan hiburan.

Jangan lupa, ketika kamu akan mengunggah sesuatu yang bisa saja membangun pro kontra, baik itu video ataupun teks, tanyakan pada hatimu apakah tujuanmu mengunggah untuk menyakiti seseorang tertentu. Jika itu yang menjadi tujuanmu, maka urungkan. Belajar untuk ini, memang membutuhkan waktu yang lama, karena dalamnya hati manusia tidak ada yang tahu😁.

Namun, jika kamu orang yang cukup cuek, kamu bisa skip point ini, dengan syarat apa yang kamu unggah adalah hal yang dapat dipertanggungjawabkan dan memang memberi value atau manfaat untuk sesama

4. Ingat Dosa! 

Tips paling klise, sih, ini. Tapi, bener, ingatlah bahwa kita hidup di dunia hanya numpang minum air, bangun, main sosmed, dan entah kapan hidup kita berakhir. Jadi, berpikir panjanglah untuk membangun warisan digitalmu yang positif agar lebih mudah pertanggungjawabannya di hari perhitungan nanti

Aku selalu kebayang kalau aku bikin konten jelek, mencaci, menghina, ataupun kritikan yang tidak berdasar, dengan penuh emosi, dan sesaatnya aku gak ada umur. Tiba-tiba, kontenku dikonsumsi orang lain atau kerabat dekatku dan parahnya bisa jadi menyakiti orang yang kumaksud. Bayangin, dosanya seberapa. Huhu😭. 

Aku jadi inget suatu kejadian lucu!

Ini kejadian saat aku SMA, dink, waktu itu aku baru putus dari teman dekatku yang juga sekaligus teman baikku saat itu (sedih banget cuy udah ga sahabatan, ya, kita!). Dan karena aku emang suka memfiksikan kisahku alias emang terinspirasi dari kisah kami yang ketika putus. Aku dengan sekenanya nulis, tentunya terinspirasi, tapi kisahnya tidak sama persis karena banyak bumbu sana-sini, termasuk feel, latar belakang, dan lainnya. Di siang hari yang terik dan pulang sekolah, doi ke rumah minta aku untuk menghapus konten itu. Do you remember?

Dari cerita itu, kebayang gak ketika usia kita tidak ditakdirkan panjang dan konten yang (dikira) menceritakan tentangnya tersebut masih tetap ada? Dosa jariyah dibawa sampai mati. Huhu. 

5. Bergabunglah dengan Orang atau Grup Baik

Carilah komunitas online ataupun offline yang kamu rasa baik dan dapat meningkatkan kemampuanmu. Karena kata pepatah, lihatlah dengan siapa dia bergaul, kalau gaulnya dengan orang-orang baik, maka kebaikan yang sedang kita usahakan akan tetap konsisten. Orang-orang yang berniat baik, inshaAllah akan senantiasa mengingatkanmu dalam kebaikan, termasuk dalam berkonten baik. Walaupun, perhitungan kehidupanmu adalah tetap berada di tanganmu sendiri. Berbuat dan sebarkan konten baik, jangan capek!

Kenapa Kita Harus Membudayakan Konten Baik?

Bijak Membudayakan Konten Baik 3


Konten Negatif dapat Mengarah ke CyberBullying!

Ini no debat no kecod, ya, Guys! Kamu pasti mengetahui bahwa konten negatif bisa juga mengarah ke cyberbullying yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan mental dalam jangka panjang. Bahkan, disadur dari databoks.katadata.co.id/ diketahui data korban cyberbullying di tahun 2018 sebagai berikut:
Konten Negatif dapat Mengarah ke CyberBullying!
 --- 

Perbanyaklah investasi leher ke atas untuk dapat menghasilkan konten yang baik dan bijak. Tidak perlu berbobot, tidak apa. Karena kita punya target pasar yang berbeda-beda. Banyak konten tentang sharing kehidupan, dianggap sederhana bagi orang lain, tapi nyatanya bermakna bagi orang yang mengalami hal yang sama. Intinya, sebelum membuat konten, tanyakan pada dirimu, “Apakah ada manfaat dan value yang sudah aku sampaikan?”. 

Jika rupiah tujuanmu, kejarlah. Tidak ada yang salah dengan itu. Kejarlah dengan tetap ingat Siapa Penciptamu, agar tetap dapat berjalan di jalan yang semestinya. Out of box, tapi tetap ingat Pencipta. Mantab gak, tuh. Selamat berkonten, selamat membudayakan konten baik, untuk Indonesia yang semakin baik!😍

Ini cara saya untuk merawat kebersamaan, toleransi, dan keberagaman. Bagaimana cara kamu? Kabarkan/sebarkan pesan baik untuk MERAWAT kebersamaan, toleransi, dan keberagaman kamu dengan mengikuti lomba “Indonesia Baik” yang diselenggarakan KBR (Kantor Berita Radio). Syaratnya, bisa Anda lihat di sini.

#IndonesiaBaik #Toleransi #IndahnyaKeberagaman #PenebarKebaikan #LombaIndonesiaBaikKBR
Catatan Perjalanan Transportasi selama Covid-19


Siapa di sini yang ngerasain perjalanan antar kota selama Covid-19 dari masa ke masa? Aku salah satunya!

Eh, kita samain frekuensi dulu. Masa ke masa ini, maksudnya adalah dari mulai Covid-19 masuk ke Indonesia, hingga sudah setahun masuk ke Indonesia. Artikel ini khusus aku buat untuk catatan pribadi sebagai ungkapan bersyukur masih diberi kesehatan dan kesempatan melalui semua ini, termasuk ldm yang sungguh membuat rindu. Hehe. Artikel ini inshaAllah akan terus aku update sampai Covid-19 selesai dan aku kembali ke kampung halaman (alfatihah). 

1. Di awal Covid-19 masuk ke Indonesia (sekitar April 2020)

Pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa ada 2 warga Indonesia positif Covid-19 di tanggal 2 Maret 2020. Saat itu, kantor masih memberlakukan jam kerja secara normal. Belum terlalu dikenal peraturan adanya wfo dan wfh.

Semenjak diberlakukan PSBB di tanggal 10 April 2020, kantor udah memberlakukan wfh full, pedagang makanan ditiadakan, dan perjalanan transportasi sangat dibatasi. Sunyi kali suasana Jakarta kala itu.

Untuk masyarakat yang akan melakukan perjalanan antar kota selama Covid-19 dengan transportasi umum, harus menerapkan beberapa protokol:
- Mengisi Hac manual (masih berupa kertas kuning);
- Karantina mandiri atau terpusat di daerah tujuan.

Tak lama setelahnya, peraturan perjalanan dengan transportasi umum mengalami perubahan, dimana masyarakat yang keluar-masuk Jakarta harus melengkapi dokumen:
- Mengisi eHac di sistem;
- Mengisi SIKM (dengan banyak dokumen persyaratan yang dibutuhkan, antara lain: surat jaminan keluarga di daerah tujuan, hasil rapid test, surat keterangan kerja, dll).

Saat di awal masa pandemi, tes covid yang dipakai adalah rapid test (antibody) dengan harga di kisaran Rp 200rb an dan swab test di kisaran harga Rp 1jt an. Dengan masa berlaku 14 hari setelah hasil tes terbit.

2. Sekitar Oktober 2020

Penggunaan SIKM pada bulan tersebut tidak lagi dilakukan pengecekan. Petugas transportasi umum hanya melakukan pengecekan dari hasil tes rapid antibody, suhu, dan eHac by system. Pemberlakuan karantina mandiri sudah banyak diterapkan di daerah-daerah yang sebelumnya menerapkan karantina terpusat.

Rapid antibody tersedia di klinik kesehatan dengan harga Rp 150rb an dan di stasiun ataupun bandara disediakan dengan harga Rp 80rb an. Pengambilan sampel untuk rapid antibody ini ada yang di jari dan ada yang menggunakan sampel darah di lengan.

Sumber : Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Nomor 9 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Corona Virus Disease 2019 (COVID-19)

3. Peralihan Rapid Antibody ke Rapid Antigen

23 Desember 2020. Penetapan pergantian dari rapid antibody ke rapid antigen yang mendadak banget, sempat bikin risau di kalangan pemudik kala itu. Rapid antigen dinilai lebih valid dibandingkan rapid antibody karena sampel yang diambil adalah sampel dari saluran pernapasan. Di hari pertama kemunculannya syarat ini, banyak sekali klinik yang kehabisan alat tes, sehingga beberapa klinik mengalami penumpukan pasien. Di awal munculnya, tes antigen dihargai sekitar Rp 200rb an dengan masa berlaku 3x24jam.

Rapid antigen ini pola pengambilannya hampir sama dengan swab pcr. Dimana menggunakan sampel cairan di hidung. Berbeda dengan antibody yang menghasilkan reaktif atau non reaktif, hasil dari tes ini adalah negatif atau positif.

4. Pengenalan Tes GeNose 

Sekitar Februari 2021, tes genose berlaku 3x24 jam dengan harga Rp 20rb. Dari awal kemunculannya, GeNose memang terbukti tidak pernah memakan antrian panjang, Guys! Salut banget, sih, ini. Di awal aku mencoba di Stasiun Gambir, rangkaian pendaftaran tes GeNose - tes - menerima lembaran hasil tes hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit. Lumayan cepet banget dan menghemat budget

5. Pembatasan Transportasi Umum selama Mudik Lebaran dan Libur Hari Besar 

Untuk hari-hari tertentu, perjalanan transportasi umum kembali ketat dan berlaku seperti poin  2. Aku sudah cukup merasakan masa-masa perketatan ini yang akhirnya harus menunda perjalanan karena sulitnya transportasi dan/atau syarat perjalanan.

6. Perpendakan Masa Tes GeNose

1 April 2021, tes genose berlaku 1x24 jam dengan harga Rp 30rb dan di Stasiun Gambir sudah menerapkan hasil tes GeNose yang terintegrasi dengan tiket kereta api. Kelebihannya adalah penumpang tidak perlu menunggu hasil tes GeNose dan langsung dapat meninggalkan lokasi tes GeNose setelah menjalani tes karena hasilnya dapat dilihat secara online dari barcode yang diberikan. Lalu, ketika penumpang check in, hasil tes GeNose akan langsung keluar di portal petugas ticketing. Namun, ini tidak berlaku di seluruh stasiun, ya, di Stasiun Pasar Turi (saat artikel ini ditulis) masih berlaku hasil tes di lembaran kertas. Tentunya, dimanapun tesnya, tidak pernah membutuhkan waktu panjang. So happy!

---

Sejauh ini, fase perjalanan tersebut yang sempat aku dan kalian perantau pernah lalui. Walaupun ga full keenamnya aku jalani atau bahkan ada fase yang tidak aku catatkan karena aku tidak mengetahui infonya. Hehe. Btw, adanya Covid-19 ini beneran bikin pola perjalanan transportasi umum kita lebih rieweuh. Tapi, aku sadar kalau ini penting guna menjaga kita untuk tetap sehat.

Semangat kita! Semoga selalu sehat dan diberi kebahagiaan dimanapun kita berada. Jangan lupa untuk tetap berproses.

Akan ada masa dimana kita akan melihat catatan perjalanan antar kota selama Covid-19 ini dan penuh syukur kita katakan, "I'm done, kita telah melaluinya dengan sangat baik!" 😊

Mengajarkan anak mengaji dapat dilakukan dengan berbagai metode

Mengajarkan anak mengaji dengan berbagai metode dapat membuat anak senang belajar dan tidak akan merasa bosan. image credit: pixabay.com


Sejak umur berapa sih anak-anak harus diajarkan mengaji? Kenapa anak perlu diajarkan mengaji sejak dini?


Sejak zaman dahulu mengaji Alquran telah menjadi budaya atau sebuah adat dan keyakinan di Indonesia. Belajar mengaji anak seharusnya ditanamkan sejak usia dini, karena di usia dini anak-anak masih begitu bersih dan mudah memahami serta menirukan apa yang diajarkannya secara cepat. 


Dan pada kesempatan kali ini, saya akan membahas mengenai pentingnya anak-anak untuk diajarkan mengaji sejak usia dini.


Mengajari anak sejak usia dini adalah sebuah kesempatan dan peluang besar yang bisa memudahkan dalam mengajarkan mengaji yang sesuai dengan dasar.


Pentingnya Belajar Mengaji untuk Anak

Belajar mengaji sangat penting untuk diterapkan pada usia dini. Hal ini akan memberikan kemudahan kepada peserta didik atau pun pendidik. Sayangnya, akhir-akhir ini belajar mengaji Alquran zaman sekarang jumlah anak yang mau mengaji Alquran sangatlah sedikit. Kebanyakan anak-anak lebih tertarik main gadget, bermain game atau menonton tv.


Kesadaran tentang pentingnya mengajak anak-anak untuk mau belajar mengaji tidak hanya perihal kemauan anak saja semata, tapi juga kesadaran Mama Papa sebagai orang tua mereka. Bahkan bisa dikatakan jika Mama Papa jauh lebih utama dan menjadi kunci keberhasilan.


Semua bentuk kedisiplinan serta kemauan yang dididik oleh orang tua kepada si kecil untuk belajar mengaji anak harus lebih giat dan dilakukan berulang-ulang secara konsisten, agar mereka bisa menyadari betapa pentingnya untuk belajar mengaji. 

Membantu anak memahami jika mengaji adalah salah satu bentuk ibadah
Orang tua harus membantu anak untuk memahami jika Al-quran adalah kitab umat Islam dan membacanya merupakan bentuk ibadah. image credit: pixabay.com

Sebagai orang tua, Mama Papa juga bisa menjelaskan kepada anak jika belajar mengaji adalah salah satu bentuk ibadah yang mana apabila dilakukan akan mendapatkan pahala. Terlebih alquran merupakan pedoman hidup semua umat Islam, maka sudah sepantasnya kita mempelajari dan memahami isinya.


Selain itu, ada banyak metode pembelajaran mengaji anak yang bisa dilakukan. Namun, meskipun begitu pada dasarnya mengaji Alquran harus ditekuni sebab setiap pendidik memiliki strategi mengajar yang berbeda-beda dalam mengajarkan mengaji. Oleh karenanya, agar si kecil bisa menguasai haruslah disertai dengan ketekunan.


Mengajarkan Al-Qur’an pada si kecil akan membantu perkembangan pola pikir mereka. Jadi, Mama Papa mengajarkan Al-Qur’an sejak usia dini secara konsisten akan menambah pengetahuan mereka.


Bagaimana Metode Mengajarkan Mengaji pada Anak?

Ada banyak cara yang bisa ditempuh agar anak-anak bisa lebih mengenal al quran, seperti dengan cara menulis, mendengarkan murotal, serta membantu mereka dalam menghafal. Sementara, untuk memperkenalkan si kecil dengan Al-quran Mama Papa bisa memperlihatkan al quran atau buku iqro kepada mereka sebelum si kecil mengenal buku lain. Terlebih buku seperti komik dan majalah.


Selain cara mengajar anak mengaji iqro, membantu si kecil belajar mengaji atau mengenal huruf hijaiyah bisa dilakukan dengan memanfaatkan berbagai media. Terlebih zaman sekarang ini telah banyak alternatif dalam mempelajari huruf hijaiyah selain menggunakan buku iqro.


Sebagai langkah awal Mama Papa bisa memperkenalkan mereka dengan huruf hijaiyah terlebih dahulu. Jika dilakukan secara terus-menerus tidak menutup kemungkinan si kecil akan memiliki rasa penasaran yang lebih tentang alquran.


Selain dukungan dari Mama Papa, komunikasi antara pendidik dan si kecil juga tidak kalah penting dalam proses belajar mengaji anak. Seorang guru dan si kecil harus memiliki komunikasi yang baik, sebab hal tersebut akan sangat berpengaruh pada keberhasilan anak dalam belajar mengaji.


Satu hal yang pasti baik orang tua ataupun guru haruslah mengetahui bagaimana cara berkomunikasi dengan anak usia dini yang pastinya sangat berbeda dengan komunikasi antar orang dewasa.


Segala bentuk pembelajaran di usia dini terlebih belajar mengaji bisa disebut sebagai salah satu pembinaan yang tepat. Sebab pembinaan di usia dini memiliki dampak yang kuat serta tajam kepada ingatan anak. Bahkan bisa sangat membekas, jelas berbeda dengan orang dewasa yang bisa lumayan memakan waktu yang cukup lama.


Artinya orang tua, Mama dan Papa memiliki tanggung jawab untuk memberikan pemahaman kepada si kecil tentang pentingnya belajar di usia yang masih muda, terutama belajar mengaji anak. Salah satu strategi yang tepat yakni menemukan cara mengajar anak mengaji agar tidak bosan.


Kegiatan mengaji dengan berbasis permainan barangkali bisa menjadi solusi yang efektif agar belajar mengaji anak tidak membosankan. Melihat bagaimana kegiatan mengaji anak yang seringkali terlihat jenuh karena kegiatan berulang yang menjadi monoton.


Serta tidak adanya inovasi yang dilakukan untuk mengajarkan si kecil mengaji, sehingga mereka memilih mencari kesenangan lain.


Untuk orang dewasa, mengaji mungkin telah menjadi rutinitas karena adanya kesadaran dari diri masing-masing. Akan tetapi, hal tersebut tentu saja berbeda dengan si kecil yang memang pada usianya hanya menyukai bermain.


Jadi, agar kegiatan belajar mengaji anak bisa melekat dalam diri si kecil serta jauh dari kata bosan, maka sudah sepantasnya sebagai orang tua Mama Papa serta pendidik bisa menciptakan kegiatan mengaji yang menyenangkan.


Apabila orang tua sebisa mungkin memikirkan perihal apa yang harus dilakukan agar anak tidak menjadi bosan untuk mengaji, pasti akan selalu ada solusi untuk setiap hal. Namun, sayangnya selama ini kebanyakan orang terlalu asyik akan kebiasaan yang telah berjalan. Sehingga, menjadi malas untuk memikirkan hal lain yang jelas akan sedikit merepotkan.


Padahal, faktanya saat orang tua memikirkannya pastilah ide-ide akan selalu bermunculan. Selama ini ide tidak menampakkan diri karena kita sendiri tidak berusaha memikirkannya.


Untuk itulah Kiddo.id hadir menjadi solusi untuk membantu Mama Papa. Kiddo.id yang merupakan platform yang bisa membantu orang tua dalam memaksimalkan potensi anak. Belum lagi kiddo.id baru saja launching fitur baru Milestore tracker.


Di platform Kiddo.id ada banyak pilihan aktivitas, les, serta privat yang bisa mengasah perkembangan dan pembelajaran anak, salah satunya adalah les mengaji anak bagi orang tua yang sedang mencari solusi belajar iqro sampai al-quran untuk si kecil.

---

SUMBER

  • https://www.google.com/amp/s/www.patinews.com/pentingnya-mengajarkan-mengaji-sejak-dini/amp/
  • http://tpa-annahlbsdcity.sch.id/pentingnya-mengajarkan-al-quran-kepada-anak-anak/
  • https://anggunpaud.kemdikbud.go.id/berita/index/20180912013849

Disclaimer

Blog ini tidak merepresentasikan instansi tempat dimana penulis mengabdi, karena mayoritas konten adalah hasil kolaborasi dengan manusia-manusia baik hati :)
Blogger Perempuan