Pilih Mana: Paylater E-Commerce atau Kartu Kredit
Penggunaan layanan paylater atau kartu kredit memang menjadi salah satu cara bagi masyarakat untuk melakukan pembayaran. Keduanya memiliki fungsi yang sama, tapi berbeda pengelola keuangan dan mekanisme tambahannya saja. Paylater di sini aku artiin sebagai layanan pasca bayar yang dimiliki oleh e-commerce, ya, dan kartu kredit adalah layanan pasca bayar yang dimiliki oleh perbankan.

Kamu, pengguna keduanya, menurutmu pilih mana: Paylater E-Commerce atau Kartu Kredit?


Menurutku, kedua metode tersebut memang memiliki kemudahan dan fitur yang hampir sama, antara lain:
- Terdapat biaya tambahan;
- Beragam promo;
- Layanan installment atau cicilan dengan tenor beragam;
- Jatuh tempo yang hampir sama, yaitu 1 bulan sejak pembelian;
- Terdapat pilihan pembayaran min payment dan full payment;
- Ada fitur tambah limit;

Eits, Remind! Ada Jebakan Batman yang Melenakan...

Namun, jangan sampai terngiang dengan banyaknya limit yang kamu punya 😅. Karena sesungguhnya limit itu adalah limit utang dan bukan dana tabunganmu yang mengendap. Jadi, mohon bisa untuk berbijak menggunakan limit tersebut.

Lebih lagi, aku pernah menggunakan paylater dari Shopee dan membandingkan antara dana check out dan dana tagihan paylater. Hem, ya, ternyata total tagihan memang lebih besar jika dibandingkan total dana check out yang kulakukan.

Eh, kenapa bisa begitu, ya?
Dikutip dari suara.com[1], perhitungan biaya di Shopee Paylater adalah sebagai berikut:
Cicilan pokok + suku bunga 2.95% (untuk program Beli Sekarang Bayar Nanti)

Sehingga, jika kita membeli barang seharga Rp 100.000,- dan memilih "Beli Sekarang Bayar Nanti", maka kita diharuskan membayar dana check out sebesar Rp 102.950,-.

Namun, mengapa tagihan jadi lebih besar dari Rp 102.950,-? Ternyata ada biaya penanganan 1% per transaksi yang tidak kuhitung yang baru akan muncul di tagihan.

Untuk di case Shopee Paylater[2], ternyata komponen pembayaran terdiri dari 3 printilan, yaitu:
1) Harga produk;
2) Bunga minimal 2.95% untuk program Beli Sekarang Bayar Nanti (akan muncul sebagai dana saat check out);
3) Biaya penanangan 1% per transaksi (yang akan muncul di tagihan). Biaya penanganan ini yang awalnya tidak aku perhitungkan dan pertanyakan.

Pros dan Cons: Paylater dan Kartu Kredit

Nah, dari sini, aku ingin buat pros and cons antara Paylater dan Kartu Kredit. Preferensi yang kupakai adalah aku sebagai pengguna Shopee Paylater, ya. Jadi, jika kamu pengguna Paylater lain, boleh juga berikan masukan atau saran di kolom komentar sebagai tambahan informasiku tentang Paylater e-commerce lain 😇.

Pros Kartu Kredit:
- Bentuk fisik, sehingga bisa digunakan di offline store;
- Biaya cenderung lebih murah dibandingkan dengan Paylater e-commerce;

Cons Kartu Kredit:
- Pengajuan cenderung sulit karena perlu validasi berlapis;
- Kenaikan limit cenderung sulit;
- Limit disesuaikan dengan gaji;

Pros Paylater:
- Lebih mudah digunakan karena sudah tertempel default pada e-commerce;
- Memiliki limit yang besar;
- Kenaikan limit cenderung lebih mudah;

Cons Paylater:
- Biaya cenderung lebih mahal dibandingkan kartu kredit;
- Mayoritas hanya berlaku pada e-commerce yang menaungi;
- Kurang bisa digunakan di offline store;
---

Kalau diminta memilih, aku pilih yang sesuai kebutuhan, keadaan dana, dan promo yang ditawarin😂. I mean, kalau memang aku butuh cepat dan lagi ada promo gede di barang tersebut, aku lebih memilih Paylater. Namun, jika promonya di pembelian secara offline store, tentu menggunakan kartu kredit, Bunda.

Honestly, aku bukan tipikal orang yang saklek "Gak boleh pakai layanan paylater atau kartu kredit. Titik" karena takut pamali kalau suatu saat kegiur promo dan menggunakan layanan tersebut :"). Yang penting, jika kalian juga memiliki keduanya, semoga tetap bisa bijaksana dalam berbelanja dan ingat bahwa uang yang dipakai akan ditagih pada jatuh temponya, ya ❤

Kamu sendiri, pilih mana: paylater e-commerce atau kartu kredit?

*) Disclaimer: berdasarkan pengalaman pribadi sebagai pengguna paylater e-commerce dan kartu kredit.
---

Referensi:
[1] https://www.suara.com/bisnis/2021/09/27/135659/mengenal-shopee-paylater-biaya-cicilan-bunga-dan-dendanya?page=1
[2] https://help.shopee.co.id/portal/article/72623-[SPayLater]-Berapa-biaya-cicilan-SPayLater%3F
10 Tips Manjur Beli Mobil Baru Murah
Memiliki mobil baru merupakan pencapaian tersendiri bagi beberapa orang, namun harganya yang tidak murah membuat banyak orang tidak bisa mencapai keinginannya dalam membeli mobil. Tapi tak perlu khawatir, dengan tips beli mobil baru yang tepat, Anda bisa mendapatkan mobil baru berkualitas dengan harga terjangkau dan relatif murah. Bagaimana caranya? Simak selengkapnya dalam artikel ini!

10 Tips Beli Mobil Baru Murah

Untuk mempercepat mewujudkan impian Anda memiliki mobil baru, berikut ini merupakan 10 tips beli mobil baru murah yang bisa Anda ikuti, yaitu:

1. Sesuaikan Budget

Langkah pertama yang harus Anda lakukan sebelum membeli mobil baru yaitu dengan menyesuaikan harga dan budget yang Anda miliki. Pasalnya, batas harga 'murah' bagi setiap orang berbeda-beda sesuai dengan kondisi finansialnya. Anda bisa menghitung budget yang Anda miliki saat ini, lalu mencari mobil yang sesuai dengan budget tersebut.

Disarankan Anda tidak membeli mobil seharga di atas kemampuan Anda, karena hal tersebut akan menyulitkan Anda nantinya. Belum lagi Anda juga harus membayar pajak yang tentunya lebih mahal.

2. Sesuaikan dengan Kebutuhan

Tips beli mobil selanjutnya yaitu sesuaikan dengan kebutuhan. Jika anda tidak membutuhkan mobil yang besar, Anda bisa membeli mobil berukuran sedang saja, yang penting bisa digunakan dengan nyaman dan aman. Dengan beli mobil sesuai kebutuhan, maka Anda tidak merasa terbebani terkait permasalahan harganya.

3. Ketahui Spesifikasi Mobil

Meskipun tujuan utamanya mendapatkan mobil murah, namun Anda juga tidak boleh sepenuhnya terpaku pada harga, melainkan tetap harus memperhatikan spesifikasi dan fitur yang ditawarkan. Pasalnya hal ini berhubungan dengan kenyamanan dan keamanan Anda ketika berkendara nanti.

Jangan tergiur dengan harga murah namun spesifikasinya tidak lengkap dan kurang berkualitas, karena hal tersebut membuat mobil Anda cepat rusak. Lebih baik Anda pilih yang sedikit mahal namun spesifikasinya baik, lengkap, berkualitas dan tahan lama.

4. Persiapkan Biaya Perawatan Mobil

Saat beli mobil baru, biaya yang dikeluarkan bukan hanya ketika transaksi jual-beli saja, tetapi Anda juga harus mempersiapkan dana atau biaya perawatan mobil nantinya. Salah satu biaya yang harus disiapkan yaitu biaya asuransi.

5. Cari Info Terkait Promo

Tips beli mobil baru murah selanjutnya yaitu dengan membeli mobil ketika perusahaan mobil mengadakan promo. Ketika perusahaan mobil mengeluarkan produk atau tipe mobil terbaru, biasanya harganya akan lebih tinggi. Dalam hal ini Anda bisa bersabar dan menunggu sekitar 1 tahun setelah perilisan untuk mendapatkan harga mobil yang lebih murah. Oleh sebab itu, belilah mobil di waktu yang tepat

6. Beli Saat Diskon

Selain promo, Anda juga bisa membeli mobil baru ketika diskon atau potongan harga dari perusahaan mobil. Biasanya diskon diadakan ketika ada pameran otomotif berskala besar maupun kecil. Selain itu ada pula cashback, gratis kaca film, perawatan oli mobil dan lain sebagainya yang bisa Anda ikuti.

7. Pilih Dealer yang Menawarkan Bunga Angsuran 0%

Tips beli mobil murah selanjutnya yaitu dengan memilih dealer yang menawarkan bunga angsuran 0 persen. Dengan begitu, Anda bisa mengkredit mobil baru tanpa dikenakan bunga pinjaman. Hal ini tentunya akan menguntungkan dan membantu keuangan Anda.

8. Cash Lebih Murah

Jika Anda sudah memiliki budgetnya yang besar, tak ada salahnya Anda membeli mobil secara cash. Pasalnya membeli cash lebih murah dibandingkan dengan kredit. Atau jika Anda berencana memiliki mobil baru Anda bisa menabung sejak dini, nanti setelah dana terkumpul barulah Anda bisa membeli secara tunai. Dengan begitu Anda tinggal fokus pada perawatannya saja.

9. Lakukan Menawar Atau Negosiasi

Tips beli mobil harga murah yaitu dengan melakukan penawaran atau negosiasi terhadap pihak perusahaan yang menjual mobil. Pasalnya harga mobil sendiri pun umumnya sudah ditambahkan dari dealer dengan komisi untuk Sales dan marketing perusahaan. Dengan melakukan negosiasi yang tepat, tak menutup kemungkinan Anda akan mendapatkan harga mobil yang jauh lebih murah, apalagi jika Anda sering transaksi dengan perusahaan tersebut dan memang sudah akrab, pasti jauh lebih mudah.

10. Lakukan Perbandingan Harga

Tips beli mobil baru murah terakhir yaitu dengan melakukan perbandingan harga. Hal ini agar Anda bisa memastikan bahwa harga yang Anda pilih merupakan harga yang termurah dibandingkan di tempat lainnya.

Tak ada salahnya Anda melakukan survei dahulu untuk mengetahui seberapa besar perbedaan setiap harga yang ditawarkan. Namun perlu diingat, jangan tergiur dengan harga yang terlalu murah namun kualitasnya masih diragukan, karena kendaraan merupakan investasi jangka panjang.

Itulah 10 tips beli mobil baru murah yang bisa Anda lakukan dan perhatikan. Kini Anda bisa mewujudkan mobil impian Anda di Maybank Finance. Pasalnya Maybank Finance memberikan penawaran pembayaran DP atau down payment yang rendah dengan bunga kredit mulai 0%. Ada berbagai layanan dari Maybank Finance bukan hanya mobil baru saja tetapi juga produk lainnya seperti pembiayaan multiguna, pembiayaan mobil komersial hingga pembiayaan alat berat dan mesin.

Pengajuan kredit mobil di Maybank Finance sangat mudah dan cepat. Jadi Anda tidak perlu menghabiskan waktu berminggu-minggu untuk mengajukan kredit mobil.

Maybank Finance PT Bank Maybank Indonesia sendiri merupakan Bank swasta terpercaya dan terkemuka di Indonesia dengan menawarkan serangkaian produk serta jasa komprehensif untuk nasabah dan korporasi Bank Indonesia.

---

Referensi:

  • https://www.maybankfinance.co.id/artikel/tips-beli-mobil
  • https://www.orapada.com/beli-mobil-baru-murah/
  • https://amp.wartaekonomi.co.id/berita300897/8-tips-beli-mobil-baru-dengan-harga-murah-catat
  • https://maybankfinance.co.id/artikel/tips-beli-mobil/


Berdamai dengan Keadaan (Rewind 2021)

Terkadang, hidup sebagai manusia dewasa tidak sedamai dan setenang yang diperkirakan. Akan ada masa dimana kita selalu berusaha untuk berbuat adil, jujur, tidak curang, dan kebaikan lainnya, namun semesta seakan tidak membalas hal yang setimpal. Sekarang, mari menepi sebentar dan berkomunikasi dengan diri sendiri untuk menemukan hal yang memang miss dipahami.

Jadi, tips berdamai dengan keadaan ini adalah dari aku untukku agar kembali ke jalan yang benar. Haha.

1. Belajar Ikhlas dan Sabar atas Ketidakadilan

Kalau kata film "Kiamat Sudah Dekat" dikatakan bahwa ilmu terberat yang sulit dipelajari adalah "Ikhlas".

Aku sepakat, sih. karena orang bisa saja bersabar, tapi tidak semua orang bisa ikhlas las las. Tapi, belajar ikhlas memang perlu dilatih karena terkadang kita tidak bisa menuntut segala hal berjalan sesuai keinginan kita. Membiarkan perasaan kecewa akan ketidakadilan terus bertumpuk, akan membuat kita terus berpikiran negatif dan stuck di satu tempat. Sedangkan, masih banyak tanggung jawab yang diemban.

2. Hukum Timbal Balik dan Keterkaitan

Aku percaya tidak percaya dengan hukum karma dan sebab akibat. Tapi, di lain sisi, aku percaya bahwa ketika aku mendapatkan kesulitan dari orang lain, mungkin hal itu terjadi karena aku atau keluargaku pernah menyulitkan orang lain -secara sengaja atau tidak dengan sengaja. Ketika aku mendapatkan kebaikan, aku percaya itu adalah balasan karena kebaikanku atau keluargaku yang kembali padaku.

Secara sederhananya, kebaikan atau bukan, nantinya akan kembali kepada si empunya. Tugas kita adalah berusaha bertindak yang baik kepada siapapun. Walaupun tidak semua kebaikan diterima sebagai kebaikan, tapi jangan berhenti untuk berlaku baik.

3. Maafkan dan Mulai Hal yang Baru

Jika melupakan adalah hal yang sulit, mungkin kita bisa belajar untuk memaafkan diri sendiri dan/atau orang lain. Memaafkan karena terlalu overthinking, terlalu malas, terlalu berkespektasi tinggi, dan lainnya. Selanjutnya, barulah mencoba untuk berfokus pada hal yang baru.

Mungkin, ada baiknya juga meminta maaf pada Yang Maha Kuasa atas tindakan yang secara tidak sadar kita lakukan dan melukai orang lain :")

4. Intropeksi Diri dan Tidak Menyalahkan

Belajar intropeksi dan menyadari kesalahan diri sendiri, bisa menjadi salah satu jalan untuk tidak saling menyalahkan. Terkadang, intropeksi diri dan tidak mencari pembelaan diri bisa membuat suasana menjadi lebih cair. Sulit untuk tidak menyalahkan orang lain ketika sebenarnya di posisi yang benar, tapi tidak semua kondisi bisa disamaratakan. Dats, belajar saling memahami kondisi dengan membangun komunikasi.

5. Berdamai dengan Keadaan

Terakhir, tetap berdamai dengan keadaan jika semesta tak kunjung memberi keadilan. Marah tidak akan mengubah keadaan menjadi lebih baik. Kembali, hidup hanya sekali dan akan lebih baik jika menikmatinya dengan banyak bersyukur, serta memberi kebahagiaan untuk sekitar. Tidak apa jika kita merasa tidak baik-baik saja, tapi tidak berlarut.

---

Huft, menuliskan ini seperti sedang berbicara dengan diri sendiri, sih, ya. Tidak semua masalah bisa diselesaikan dalam satu tulisan, tapi setidaknya ini membuatku memaknai kejadian belakangan ini yang terjadi di hidupku dan sekitarku.

Karena hidup bukan hanya tentang satu manusia, percayalah ada Yang Maha Tinggi yang bisa menggerakkan semesta dan hati manusia. Percaya bahwa akan selalu ada kesempatan kedua dengan tidak menyepelekan kesempatan pertama. Yuk, mencoba berbuat baik tanpa harus mengharapkan kebaikan itu kembali. Semangat, Bestie!❤

---

Disclaimer: tulisan yang kutulis tidak selamanya tentangku atau sekitarku (alias bukan sepenuhnya curahan hati, Shay). Ada saatnya aku menulis karena mengamati orang sekitar. Hehe. Jadi, mohon maaf, jika merasa aku sedang membicarakanmu, mungkin itu karena (hanya) sedang relate dengan kondisimu :)
Tips Tidak Menjadi Korban Misselling Asuransi Unit Link
Tips Tidak Menjadi Korban Misselling Asuransi Unit Link

Hai, teman-teman! Bagi sebagian orang, asuransi masih menjadi momok karena adanya pemberitaan negatif di media yang membuat masyarakt enggan berasuransi. Menurutku pribadi, asuransi ini sangat penting bagi masyarakat yang punya dana lebih dan menjadi pencari nafkah keluarga, terutama bagi para CEO bisnis🤔

Kenapa Berasuransi ini Penting?

  1. Fyi asuransi itu ada banyak jenisnya, antara lain ada suransi unit link yang dapat mengcover nasabah jika terjadi risiko kehidupan, asuransi mobil yang bisa mengcover kendaraanmu jika terjadi kecelakaan, atau asuransi kesehatan yang bisa menanggung biaya rumah sakit, periksa dokter, dll;
  2. Bagi pemilik bisnis, asuransi yang dimiliki oleh owner dapat menjadi jaminan bagi para pegawai jika owner mengalami risiko kehidupan. Setidaknya masih ada uang pertanggungan yang diterima ahli waris untuk membayarkan gaji para pegawai;
  3. Bagi tertanggung yang bertindak sebagai pencari nafkah keluarga, asuransi dapat meringankan pendanaan ahli waris ketika tertanggung mengalami risiko kehidupan;


Sebagai contoh nyatanya adalah yang terjadi pada keluarga Almh. Vanessa Adzani dimana ketika tertanggung berpulang, maka keluarlah uang pertanggungan kepada ahli waris🙏🏽.

Pentingnya asuransi inilah yang seringkali tidak terlihat karena adanya berita-berita negatif di luar sana, cin! 


Misselling menjadi Salah Satu Penyebab Komplain

Beberapa komplain yang pernah kubaca terkait asuransi unit link adalah ketidaksesuain nilai tunai dengan ekspektasi nasabah. Hm, kok bisa?

Ada banyak penyebabnya, Guys, salah satunya adalah misselling atau pemberian informasi yang kurang sesuai dari marketing. Misal, tidak penginformasian terkait risiko investasi, adanya biaya administrasi, kapan waktu yang baik untuk klaim agar dananya bisa “menguntungkan”, dll.

Atau yang lebih parah adalah marketing tidak menjelaskan pengertian dari asuransi unit link sendiri🤔.

Jadi, secara sederhananya, asuransi unit link adalah produk asuransi dengan tambahan manfaat investasi. Perusahaan menjual jaminan pengcoveran jiwa nasabah, tapi sebagian dananya dimasukkan perusahaan ke dalam instrumen investasi. Sehingga, tentu saja, akan ada pengelolaan dana yang dipengaruhi oleh fluktuasi instrumen investasi.

Dari sini, jelas, pasti akan ada risiko investasi yang sebenarnya harus diketahui oleh nasabah, bukan.


Tips Agar Tidak Menjadi Korban Misseling Asuransi Unit Link

1. Sebelum melakukan pembelian asuransi, penting bagi nasabah untuk mencari tahu terlebih dahulu literasi terkait produk yang akan dibeli. Gunakan produk dengan history yang minim komplain dan terpercaya;

2. Pelajari terlebih dahulu terkait asuransi unit link dan bagaimana pengaruh fluktuasi investasi terhadap produk yang akan kamu beli;

3. Pahami profil risikomu, apakah kamu adalah pemain yang cari aman atau agresif. Misal, jika kamu adalah pemain aman, maka ambillah instrumen yang aman. Mengetahui profil risiko dapat menjadi tamengmu jika marketing memasukkanmu di instrumen yang kurang sesuai;

4. Pastikan kembali penjelasan marketing di point-point penting berikut: ilustrasi dari nilai tunai terhadap risiko investasi, biaya yang timbul, premi dasar dan/atau top up, bulan atau tahun ke berapa dana bisa menguntungkan bagi nasabah;

5. Pastikan manfaat apa yang didapatkan oleh nasabah, serta bagaiman proses pengajuan dan dokumen klaim;

6. Pastikan perusahaan asuransi memiliki layanan pengaduan yang mudah dijangkau nasabah dan cenderung fast response;

7. Pastikan berapa nilai tunai atau uang pertanggungan yang akan didapatkan nasabah jika terjadi risiko kehidupan;

8. Baca baik-baik ketentuan di formulir pendaftaran dan tandatangani formulir secara sadar;

9. Pastikan dana yang kamu gunakan untuk asuransi adalah dana dingin. Bukan tabunganmu atau dana darurat. Agar kamu tidak harus gupuh pengajuan klaim jika butuh dana sewaktu-waktu;

---

Point 2 sampai dengan 5 adalah point-point yang kusarankan bisa kamu tanyakan kepada marketing jika mereka belum menjelaskannya atau kamu kurang paham dengan penjelasan mereka.

Sebenarnya, Guyz, berasuransi adalah hal yang aman dan nyaman untuk kita ataupun keluarga kita, jika kita paham dengan “aturan main” di produk yang kita gunakan. Perlunya literasi sebelum membeli produk diharapkan dapat menjadi double check di sisi nasabah agar tidak terjadi kesalahan informasi dari marketing.

Tapi, jika kamu adalah seorang marketing, kuharapkan kamu bisa pula menjadikan point-point di atas menjadi landasan yang harus banget kamu jelasin secara jelas kepada nasabah. Serta, aku berharap temen-temen marketing asuransi unit link juga memastikan bahwa nasabah telah memahami risiko investasi yang menyertai.

Yo, sebenarnya asuransi unit link adalah paket komplit jika kamu ingin mendapatkan pengcoveran jiwa, sekaligus berinvestasi. Tapi, tentu saja tidak semua premi yang kamu bayarkan ke perusahaan akan masuk ke instrumen investasi, ya. Tetap akan ada pembagian berapa yang masuk sebagai asuransi dan investasi.

Pengambilan nilai tunai dari unit link ini disarankan tidak dilakukan dalam kurun waktu dekat, ya. Karena pengelolaan investasinya pasti belum optimal. Jadi, tanyakan kembali kepada marketing terkait kapan baiknya pengambilan dana tunai agar investasimu bisa optimal.

"Aku masih bingung ambil asuransi apa, nih? :("

Eits, tidak perlu bingung menentukan asuransi mana yang cocok untukmu. Kamu bisa memulainya dengan menanyakan kebutuhan apa yang ingin kamu cover dan datanglah ke kantor terdekat. Tapi, jika kamu perlu yang praktis untuk melakukan benchmarking antar produk, kamu bisa menggunakan web lifepal.co.id! Tinggal pilih jenis asuransi mana dan kamu akan diberikan list produk yang ada.

Sebagai contoh, di sini aku mau cari asuransi kesehatan dan mendapatkan list ini dari lifepal. Di laman yang sama, aku juga bisa mendapatkan informasi asuransi yang ingin aku tahu dengan satu kali klik.

Lifepaypal, Solusi Mencari Asuransi Terbaik di Marketplace #1 Indonesia
Lifepaypal, Solusi Mencari Asuransi Terbaik di Marketplace #1 Indonesia

---

Yuk, mari berasuransi di tempat yang tepat dan mari sama-sama belajar agar bisa memanfaatkan asuransi sesuai kebutuhan🤔 Asuransi tidak “semenakutkan itu”. Jangan TBL dalam berasuransi, ya! #asuransilifepal


Asuransi Unit Link #asuransilifepal

Disclaimer: tulisan tidak merepresentasikan instansi dimana penulis bekerja.

Disclaimer

Blog ini tidak merepresentasikan instansi tempat dimana penulis mengabdi, karena mayoritas konten adalah hasil kolaborasi dengan manusia-manusia baik hati :). Penulis tidak bertanggungjawab jika terdapat tulisan mengatasnamakan penulis (alias copas) di luar blog ini dan ini.
Blogger Perempuan