- Review Hidup 2 Bulan di Jakarta - 

Hello, Jakarta!

Compare Jakarta x Surabaya from Me as Anak Rantau


Bismillah.

Terhitung dari bulan Juli 2019, saya resmi menempuh pendidikan di ibukota, DKI Jakarta. Dan ini akan berlaku sampai setahun kedepan, tergantung penempatan nantinya apakah tetap stay di ibukota ataukah berpindah ke daerah. Semoga yang terbaik. Amin.

Saya sudah 7 tahun menjadi anak rantau, yah, walaupun sebelumnya stay cool saja 6 tahun di kota Surabaya. Terhitung dekat dan bisa pulang kampung kapanpun semaunya karena jarak yang tidak terlalu jauh. Sekarang, jarak Jakarta ke kampung halaman bisa jadi 12 jam perjalanan pakai kereta atau 1 jam pakai pesawat + 2 jam bus.

Fyi, di sini perlu sangat digaris bawahi bahwa konten ini bukan berisi keluhan, nggeh, saudara pembaca yang budiman. Pure sekedar compare between 3 cities that I have lived in. Juga, karena ini memang pilihan hidup dan sudah atas ijin orang tua, I really enjoy and gratefull with my life 💓.

Jakarta x Surabaya from My Side

1. Transportasi Umum Sehari-Sehari

Pertama kali yang saya rasakan ketika tiba di Jakarta adalah ketersediaan transportasi umum sehari-hari yang begitu banyak pilihan. Masyarakat bisa memilih kemana saja menggunakan ojek konvensional, ojek online, KRL, MRT, busway, ataupun omprengan (semacam angkutan umum yang tidak berplat kuning). Nanti saya tambah lagi jika khazanah saya bertambah. 

Memang, ketika di Surabaya saya membawa sepeda motor sendiri, sehingga mungkin lebih mudah kemana-mana. Tapi, di Jakarta pun, rasanya kemana-mana juga mudah. Harga tiket transportasi umum dapat sangat terjangkau.

Katakanlah, KRL bisa dijangkau pp total adalah Rp 8,000,-; tiket pp busway Rp 7,000,-, ataupun ojek online yang lagi banyak promo. Kindly, corret me if I'm wrong, Guys.

2. Biaya Tempat Tinggal dan Biaya Hidup

Biaya tempat tinggal di Jakarta memang jauh lebih mahal dengan fasilitas yang sepadan dengan Surabaya. Jika dibandingkan, kamar kos di Surabaya, dengan kamar mandi luar, fasilitas kasur, almari, kaca sebadan, saya bisa dapat Rp 525.000,-/bulan. Di Jakarta, dengan fasilitas yang sama, mungkin bisa jadi di bawahnya, dapatnya di nominal Rp 800,000,-/bulan.

Di Jakarta memang harus banget lebih selektif memilih tempat tinggal. Di sini, minim sekali kos yang dikhususkan untuk 1 gender alias hampir rata-rata campur. Walaupun campur, juga harus diseleksi lagi, nih, siapa saja mereka. Ini menentukan tingkat keamanan dan kenyamanan, gitcu.

Tips buat mencari kos di Jakarta:
  1. Coba gunakan aplikasi pencari kos, antara lain : olx (beneran ada yang nawarin kosan di sini, btw) atau mamikos. Googling juga bisa;
  2. Jangan malu bertanya door to door ke warga sekitar;
  3. Datangi daerah terdekat dengan kantor dan putari lokasi yang diinginkan;
  4. Pertimbangan yang saya dulu pertimbangkan : ventilasi, latar belakang calon penghuni kamar lainnya, kemanan lingkungan, kumuh atau tidak, kebersihan kamar mandi, jauh dari tempat makan atau tidak, akses ke kantor, dll.

Berbicara biaya hidup, pengeluaran terbesar, saya rasa ada di transportasi. Kalau untuk makanan dan kebutuhan hidup lainnya, saya akui memang tidak jauh beda dengan Surabaya. Dengan kata lain, tetap ada pilihan "Kamu bisa hidup layak dengan tetap bisa menabung atau kamu bisa hidup mewah tanpa menabung".

3. Ketertiban dan Kemacetan Lalu Lintas

Jakarta dan Surabaya, saya rasa 11 : 12 untuk ketertiban lalu lintas. Di Jakarta ada istilah "Barbar" yaitu kondisi pengguna kendaraan sangat ingin didahulukan dan tidak tertib lalu lintas. Yah, setelah ditelusuri, ternyata tidak semua wilayah Jakarta memiliki warga "Barbar" ini. Banyak juga wilayah yang warganya cukup teredukasi dan sabar menghadapi kemacetan.

Kemacetan? Oh, hampir lupa! Di Jakarta istilahnya macet sudah menjadi "Say hello in everytime", beda sama Surabaya. Memang, kemacetan hanya terjadi di titik-titik tertentu, tapi ada banyak titik. Nah, loh. Di sinilah saatnya kita mulai menumpuk pahala, Guys, sabar dalam menghadapi kemacetan daripada cepet tua. Haha.

4. Keberadaan Mall dan Gedung-Gedung Tinggi

Bener, di Jakarta rasanya kanan kiri ada mall. Jalan sedikit ada mall, ke mana sedikit ada mall lagi. Juga, ada banyak sekali gedung tinggi di sini. Harap maklum, lahan terbatas, tapi pembangunan tetap berjalan. Akhirnya, semakin ke atas lah pembangunannya. It's not a big problem, maybe.

Di Surabaya, karena saya memang tinggal dekat mall, akses ke mall juga cukup mudah. Walaupun gedung pencakar tidak setinggi dan sebanyak di Jakarta. Masih cukup bisa ditemui bangunan 2 lantai. Begitu.

5. Keberadaan Lahan Hijau

Di Jakarta, lahan hijau banyak. Sungguh. Hanya saja, di jalanan, sudah mulai tidak dinaungi oleh pepohonan tinggi. Sebagai pecinta lingkungan, sedikit miris, ya, tapi ya yaudah :") . Di Surabaya, saya masih sangat salut dengan pemerintahannya yang sangat peduli dengan pepohonan pun di jalanan.

6. Suhu Ruang dan Polusi Udara

Saya rasa, suhu ruang di Jakarta dan Surabaya lumayan sama dan sama-sama I need turn on my fan all day long. Ini bukan hal yang menganggu bagi saya. Karena saya juga bukan pecinta suhu ruang dingin, lebih suka yang summer day, walaupun tetap butuh kipas. Hehe.

Polusi udara menurut pantauan AirVisual (11 September 2019, pukul 10.45 wib), untuk Jakarta terbilang "tidak sehat". Sedangkan Surabaya masuk "tidak sehat bagi kelompok sensitif". Dilihat secara kasat mata pun, polusi udara di Jakarta terlihat dari banyaknya asap yang berseliweran di langitnya.

Polusi Udara Jakarta dan Surabaya
Polusi Udara via AirVisual, 11 September 2019

Di Surabaya, sejauh mata memandang, langit masih berwarna biru, yang artinya asap masih belum terlalu menutup langit keseluruhan. Di Jakarta, langit lebih sering berwarna abu-abu. Bahkan, di pagi hari, saya bisa melihat matahari dengan lingkaran penuh alias memang cahayanya sudah teredam dengan polusi udara.

Pertama kali saya datang, saya kira langit abu-abu yang selalu saya sapa setiap hari ini adalah kabut. Ternyata, semakin ke sini saya baru sadar bahwa yang saya sapa adalah asap kendaraan bermotor. So, don't forget to use mask. Paru-parumu punya hak untuk mendapatkan udara yang baik.

8. Pekerja Seni Jalanan dan Ragam Makanan

Di sini, banyak ditemukan pekerja seni jalanan menggunakan ondel-ondel. Kalau di Surabaya, rata-rata lebih ke menyanyi, beberapa lainnya memang menggunakan perkusi. Di sini, memang ada pula yang menyumbang suara ala Surabaya, tapi ondel-ondel mudah sekali ditemui di berbagai sudut lokasi.

Yah, begitulah. Saya rasa, Jakarta dan Surabaya tidak terlalu jauh berbeda. Perbedaan mendasar yang saya rasakan lebih ke "jarak tempuh antara tanah rantau dan tanah asal". Begitulah. Surabaya pasti jauh lebih dekat ke rumah daripada dari Jakarta, kan. So far, rindu yang tertuang dari doa tanpa pertemuan intens, masih sedikit menyesakkan.

Salam,


dari Jakarta, yang lagi kerja di ruang co working space-
Jak Japan Matsuri 2019 : Heboh Kolaborasi Warga Jepang dan Indonesia

Festival Jak Japan Matsuri 2019 diadakan di tanggal 7-8 September 2019 dengan tema "Indonesia & Japan Always Together". Kegiatan ini merupakan event tahunan untuk memperingati 61 tahun kerjasama Jepang dan Indonesia. Kata mbak Dita, tahun lalu juga diadakan di tempat yang sama, di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Baru tahu setelah baca artikel tetangga, nih, kalau ternyata di event ini dibagi 3 zona, yairu stage area, exchange, dan experience. Tadi, kami serasa hanya mengikuti arus saja, gitu, nikmatin acaranya tanpa aware ke pembagian zona ini. Haha.

Jadi, tanpa memikirkan zona, I wanna tell you from my side, yak. Pengunjung yang hadir lumayan rame, walaupun kata mbak Dita, tahun lalu lebih rame. Mungkin karena hari ini hari kedua kali, ya. Yang baru saya sadari ketika datang, ternyata banyak pula orang Jepang yang ikut berpartisipasi, baik sebagai panitia ataupun penonton.

Harga Tiket yang Sangat Terjangkau

Saya datang bersama mbak Dita dan Haris. Eh, kami rasa kami sudah masuk hitungan dewasa, donk, ya. Tapi, mengejutkannya kami masih masuk tiket pengunjung “pelajar” seharga Rp 20.000,- saja. Sebenarnya, untuk dewasa seharga Rp 30.000,- dan anak di bawah 5 tahun tidak dikenakan htm.

Harga Tiket Masuk Pelajar
Harga Tiket Masuk Pelajar

Kesan Pertama : Keren, Crowded, dan Sangat Terkonsep

Pertama datang, pengunjung sudah disuguhkan dengan “gerbang” yang terbuat dari pohon bunga sakura buatan. Di sini, feel free langsung ambil gambar. Sejauh mata memandang, banyak sekali pengunjung yang menggunakan cosplay dan lainnya banyak pula yang pakai masker. Lokasi dihias dengan banyaknya lampion, pernak-pernik, kuliner, asuransi, informasi beasiswa, dan budaya Jepang.


Gerbang Bunga Sakura Buatan yang Cantik

Suasana Jak Japan Matsuri 2019, Pukul 16.51 wib
Suasana Jak Japan Matsuri 2019, Pukul 16.51 wib

Atraksi Arak-Arakan : Kerjasama yang Solid dari 2 Negara

Saya baru masuk lokasi sekitar jam 16.30wib dan sekalinya masuk, saya disuguhkan atraksi parade bidaya Jepang. Atraksi ini diikuti oleh warga Indonesia dari berbagai kalangan usia, warga Jepang, dan untuk leader-nya adalah orang Jepang asli.

Atraksi ini merupakan arak-arakan yang terdiri dari beberapa grup. Dimana setiap grupnya sekitar 15-20 orang dan rata-rata terdiri dari 1) Leader dari warga Jepang, 2) pembawa kipas besar (biar tidak gerah), dan 3) tim, gabungan warga Jepang dan Indonesia.

Grup paling depan adalah pembawa minuman, dilanjutkan dengan rombongan kostum (mungkin semacam harajuku, but cmiiw, please), dan rombongan-rombongan lainnya mengangkat sebuah pagoda yang terlihat cukup berat. Rombongan paling belakang berisi penabuh “gendang” yang tersiru sari anak kecil ataupun sudah berusia.


Satu dari Sekian Leader dari Warga Jepang Langsung
Satu dari Sekian Leader dari Warga Jepang Langsung
Selama perjalanan, mereka meneriakkan kata semangat yang terdengar seperti, “Zoya zoya zoya” atau “busway busway busway”. Anyway, mungkin boleh dikoreksi jika ada yang tau pastinya, ya.
Arak-Arakan Pagoda

Arak-Arakan Pagoda

Mereka jalan dari start sampai finish, melewati pengunjung dengan penjagaan tali pembatas yang ketat. Arak-arakan ini dilakukan di sore hari dan malam hari, sekitar jam 19.00wib.


Arak-Arakah Gendang Khas Jepang
Arak-Arakah Gendang Khas Jepang

Anak Kecil yang Ikut Terlibat
Anak Kecil yang Ikut Terlibat
Arak-Arakan Pagoda sampai Malam
Arak-Arakan Pagoda sampai Malam

Jajaran Kuliner Jepang yang Mantab

Apa yang saya cari pertama kali? Gurita! Em, sebenernya ini inspirasi dari mbak Dita juga, sih. Walo, yah, saya juga menginginkannya. 

Gurita bakar di sini dibanderol Rp 40.000,- cukup worth it, lah, bagi orang yang penasaran dari lama. Untuk kuliner lain, saya rasa lebih mudah dijumpai di tempat makan Jejepangan yang menjamur.


Penjual Gurita Bakar
Penjual Gurita Bakar

Pelepas Penat bagi Penggemar JKT 48 - Team T

Saya bukan penggemar JKT 48, tapi berjoget adalah hobi saya. Haha. Dan saya harap bergabung dengan wota lainnya bisa membuat saya berjoget.

Penonton JKT 48 mayoritas adalah pria yang memang hafal lagunya. Sangat antusias dan niat banget, dah, sampai bawa perlengkapan wota dan 3 bendera yang dikibaskan di tengah penonton.

Asyik, sih, liat mereka berjoget mengikuti irama sambil sesekali menerikkan, “Hoya hoya” or something yang kurang familiar di telinga saya. Huhu. Maafkan :(

Fasilitas yang Lengkap

Oh, ya, saya salut buat panitianya yang melengkapi musholla di tengah event. Ini benar-benar sangat menghormati agama aja, gitu. Biar sibuk tetep ingat Yang Maha Kuasa.


Ditambah, sangat mudah ditemui tempat sampah di sini. Meminimalisir masyarakat yang sudah selesei berkuliner ria, tapi bingung membuang sampahnya dimana. Btw, tempat sampahnya juga sudah disortir menjadi sampah basah dan daur ulang.

Kesimpulan...

In my honestly opinion, bagi yang memang penasaran dengan budaya dan kuliner Jepang, event ini sangat menjawab keingintahuan itu. Karena dengan harga terjangkau, masyarakat dapat melihat perpaduan solid antara warga Jepang dan Indonesia. Acara dilengkapi dengan budaya, kuliner, permainan khas Jepang, dan lainnya.

So many thank you for saudara seperguruan mbak Dita Vernanda dan Haris Hidayatullah sebagai teman perjalanan kali ini. Cao~


Salam,

Yang sedang merindukan rumah~
Ayo Cek Gizi : Aplikasi Keren untuk Cek Kandungan Jajanan Anak Sekolah

Bagi orang tua, menjaga nutrisi makanan anak adalah hal yang sangat penting di masa pertumbuhan. Selain makanan pokok sehari-hari, jajanan anak sekolah juga tentu menggugah selera anak. Tampilan yang menarik serta rasa yang enak pasti menggoda anak-anak untuk membelinya.

Meskipun begitu, sebagai orang tua ataupun kakak, kita tidak boleh semerta-merta membelikan jajanan sekolah kepada anak-anak. Selain kita tidak tahu kandungannya, kita juga tidak bisa memastikan kebersihan bahan dan cara pengelolaannya.

Terkait kandungan jajanan sekolah, BPOM telah mendapatkan temuan bahwa 32%  jajanan sekolah mengandung bahan berbahaya, meliputi formalin, rhodamin B, boraks, dan methanil yellow. Temuan ini didapat dalam Aksi Nasional Jajanan Pangan Anak Sekolah di 23.500 Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah.

Cek Kandungan Jajanan Anak Sekolah di Aplikasi Buatan BPOM

Oleh karenanya, kita sebagai orang tua setidaknya harus berusaha mengontrol jajanan anak sekolah yang dikonsumsi. Ternyata, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjawab kegelisahan para orang tua ini dengan membuat aplikasi keren!

Tak banyak tahu memang, namun faktanya aplikasi ini sudah ada sejak tahun 2016 lalu dengan nama ‘Ayo Cek Gizi PJAS (Pangan Jajanan Anak Sekolah)’ atau lebih mudah ditemukan dengan kata kunci ‘Ayo Cek Gizi’

Aplikasi ini dibuat untuk membantu para orang tua memperluas pengetahuannya tentang jumlah asupan gizi yang seharusnya dikonsumsi anak usia 6 sampai 13 tahun, serta mengukurnya. Jenis makanan bisa diketahui kandungannya lewat aplikasi ini secara lengkap.

Aplikasi ini sudah mencakup :

  • Informasi dari 87 jenis makanan sepinggan (makanan utama), 69 cemilan atau kudapan, 19 minuman, dan 35 buah-buahan;
  • Dilengkapi juga dengan persentase Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang menampilkan kadar lemak, protein, karbohidrat, serat, kalsium, dan lainnya;
  • 5 halaman lainnya yang bisa anda pilih untuk mengecek segala info tentang asupan gizi anak. Yakni halaman menu, halaman informasi pangan jajanan anak sekolah (PJAS), halaman status gizi, halaman menu harian, dan halaman riwayat asupan gizi.


Cara Mengunduh Aplikasi Cek Kandungan Jajanan Anak Sekolah

1. Unduh aplikasi via Play Store di smartphone berbasis Android, buka aplikasi, dan isi data diri anak, berupa : nama, jenis kelamin, tanggal lahir, serta tinggi dan berat badan.

2. Pilih jenis makanan yang dikonsumsi anak dalam satu hari. Informasi tentang kandungan jajanan anak sekolah yang dikonsumsi akan muncul dalam bentuk persen AKG.

3. Sistem akan menyesuaikan usia, berat dan tinggi badan, dengan asupan gizi yang dibutuhkan beserta saran berat badan idealnya.

Pilihan ini tersedia pada halaman status gizi. Jika anak memiliki berat badan yang kurang ideal, maka status gizi yang timbul adalah obesitas atau gemuk. Kemudian ditampilkan pula info berat badan ideal yang sesuai dengan usia dan tinggi badan anak tersebut, lengkap dengan saran untuk menurunkan atau menaikkan berat badan.

Ini saatnya anda memantau perkembangan gizi dan pertumbuhan anak secara maksimal. Aplikasi ini mungkin bisa membantu anda. Selain itu, anda juga bisa menjadikan jajanan anak sekolah sebagai peluang usaha, dengan menawarkan pengolahan jajanan yang sehat agar berbeda dengan yang lain.

Yuk, baca infonya di link berikut:
https://www.cekaja.com/info/ide-usaha-jajanan-anak-sekolah-yang-beromzet-jutaan-rupiah/


Source pic: http://standarpangan.pom.go.id/berita/aplikasi-ayo-cek-gizi-pangan-jajanan-anak-sekolah-pjas
Yuk, Cek! 7 Daftar Buah untuk Menurunkan Kolesterol

Halo, di sini ada yang hobi banget makan gorengan atau yang bersantan? Kalau iya, coba mulailah belajar mengubah pola makanmu. Kenapa?

Makanan yang mengandung minyak berlebih dan santan dapat memicu tingginya kolesterol. Penumpukan kolestrol berlebih, dapat menjadi sumber penyakit berbahaya seperti jantung, stroke, dan gagal ginjal. Sebenarnya, kolesterol dimiliki oleh setiap manusia karena ia berbentuk senyawa lemak kompleks yang tersebar di berbagai jaringan tubuh.

Kolesterol memiliki 2 jenis, high density lipoprotein (HDL) dan low density lipoprotein (LDL) :
HDL adalah kolesterol baik dan bertugas menampung lemak dalam pembuluh darah, sehingga pembuluh darah kembali bersih dari tumpukan lemak.

LDL atau kolestenrol jahat adalah kebalikannya yang mana lemak ini akan terus mengendap dan memicu tingginya angka kolesterol dalam tubuh. 

Penderita kolesterol tinggi biasanya dianjurkan untuk mengonsumsi beberapa sayur dan buah yang bermanfaat untuk menurunkan kolesterol. Dilansir dari doktersehat.com, berikut ini daftar 7 buah penurun kolesterol. Yuk, langsung di cek!

1. Mangga

Buah manis ini merupakan pilihan tepat bagi pederita kolesterol tinggi. Kandungan vitamin C dan serat didalam mangga dinilai mampu mencegah kolesterol jahat teroksidasi dan mengurangi tekanan kolesterol yang masuk ke dalam aliran darah.

2. Anggur

Kandungan dari antioksidan quercetin serta senyawa flavonoid yang dipercaya mampu melawan radikal bebas dan mencegah penggumpalan darah di dalam tubuh. Tidak hanya itu saja, ajaibnya anggur juga memiliki zat catechin untuk menaikan kolesterol baik (HDL) sekaligus menurunkan kolesterol jahat (LDL).

3. Pisang

Buah yang selalu tersedia dalam berbagai acara dan mudah untuk dicari ini ternyata memiliki segudang manfaat baik untuk tubuh, loh. Bagaimana tidak, serat pisang dikatakan mampu mengurangi kadar kolesterol jahat dan menghambat tumbuhnya plak pada dinding pembuluh darah.

4. Alpukat

Meskipun alpukat memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi dibandingkan dengan buah lainnya, tetapi alpukat bisa menjadi menu sehat untuk menurunkan kolesterol. Hal ini dikarenakan kandungan lemak tak jenuh, beta-sitosterol, dan glutathione yang mampu menurunkan kadar kolesterol jahat serta baik untuk mencegah terjadinya penyakit jantung.

5. Pir

Pir adalah salah satu buah yang tinggi akan serat alami dan cocok dikonsumsi rutin setiap harinya. Serat pektin didalam pir mampu menurunkan kadar kolesterol jahat dan membantu melancarkan buang air besar. Untuk mendapatkan kebutuhan serat alami, kamu bisa mengonsumsi satu buah pir berukuran sedang setiap harinya.

6. Pepaya

Buah yang dikenal baik untuk pencernaan ini ternyata mampu menurunkan kadar kolesterol jahat. Vitamin C, E dan likopen berkhasiat baik apalagi bila menyatu dengan enzim paraxonase yang mana bisa menghambat terjadinya oksidasi kolesterol di dalam darah. Bahkan bijinya pun bisa kamu konsumsi dengan cara diblender dan diminum layaknya jus. Ekstrak biji pepaya dinilai bermanfaat sebagai antioksidan dalam darah yang mengandung alkaloid,tanin, flavonoid, dan antrakuinon yang baik untuk tubuh.

7. Kiwi

Ternyata, kiwi mampu meningkatkan kolesterol HDL ini nyatanya sangat baik untuk kamu konsumsi selama satu minggu rutin. Vitamin C dan E, serta polifenol yang ada dalam kiwi bermanfaat untuk meningkatkan sistem peredarah darah atau kardiovaskular.

---

Nah, itu tadi 7 daftar buah penurun kolesterol yang wajib kamu konsumsi secara rutin. Menjaga kesehatan tubuh sudah sepatutnya dilakukan agar terhindar dari beragam penyakit serius. Untuk informasi lain mengenai makanan penurun kolesterol bisa kamu cek melalui laman situs https://www.cekaja.com/info/ini-daftar-makanan-penurun-kolesterol-cek-yuk/.


Source pic : www.puntoycoma.pe
"Journey from May 2009 and still counting down. People come and go, parents don't, memories don't." - hf
Blogger Perempuan