Tentang Obrolan Lelaki dan Kenapa Skin Care Lebih Penting dari Make Up

By Friday, October 11, 2019 ,

Tentang Obrolan Lelaki dan Kenapa Skin Care Lebih Penting dari Make Up
Tentang Obrolan Lelaki dan Kenapa Skin Care Lebih Penting dari Make Up
Hari ini, saya duduk di sebelah wanita yang baru saja cuti karena menikah dan bulan madu. Si mbak ini sedang bercengkerama dengan wanita lain yang berada di sisi depannya. Mereka membicarakan tentang pengalaman pernikahan si mbak yang baru berumur beberapa hari.

Di tengah pembicaraan, tiba-tiba si mbak, saya sebut saja Mayang, menyeletuk santai kepada kawannya.

"Eh, gila, gue waktu honeymoon kemarin gak dibolehin make up-an," celetuk Mayang.

"Gak papa kali, Mbak."

"Yaelah, gak pede kan gue. Tau, kan, minimal alis, lah, sama lipstik. Pada kagak boleh pake. Lebih cakep gak make up katanya."

"Coba tanya ke bang Rohim (sebut saja begitu)."

"Bang, elu gimane? Enakan liat wanita yang make up full atau yang no make up?"

"No make up, lah," jawaban singkat bang Rohim.

---

Pembicaraan sampai situ saja. Dari sini, sudah dapat disimpulkan bahwa make up memang hanyalah sebuah additional belaka. Memang tidak bisa digeneralisasi bahwa semua lelaki menyukai wanita yang tampil natural. Tapi, ini hanya 1 pertanyaan yang diajukan secara gambling saja.

Dari sini, juga dapat ditarik kesimpulan, kan, sebenarnya yang lebih penting adalah skin care. Karena make up bisa luntur terhempas hujan, angin, debu, dan polusi Jakarta yang terlalu parah. Tapi, wajah yang terawat juga memiliki nilai tambah.

Jadi, jika memang ada rejeki untuk memilih antara make up atau skin care, pilih mana? Saya, mungkin lebih condong ke skin care dengan beberapa pertimbangan lain, yaitu:
1. Skin care ini untuk jangka panjang. Merawat kulit dari penuaan dini dan untuk menjaga kulit dari radikal bebas.
2. Kulit yang terawat lebih terlihat lebih bersih. Bukan dari skin tone, tapi memang lebih segar dibandingkan kulit yang hanya dibasuh oleh air saja.

Tapi, untuk pemilihan skin care ini juga kembali kepada jenis kulit dan kondisi keuangan masing-masing. Jangan pula menjadikan skin care sebagai kebutuhan utama, di atas sandang pangan papan. Hehe. Dan juga, jangan lupa memperhatikan BPOM ataupun kandungan dari produknya.

Beberapa produk skin care teruji klinis mengandung bahan berbahaya yang tidak tampak di jangka waktu pendek. Tapi dengan pemakaian rutin dan jangka waktu panjang, ada kerusakan yang akan bisa terjadi di kulit kita.

Begitulah, memang skin care itu penting. Mudahnya, jangan lupa untuk membasuh muka dengan sabun wajah dan membersihkan muka dangan cleanser. Sedangkan, vitamin, serum, essense, krim malam/pagi, dan sejawatnya adalah tambahan saja jika memang ada rejeki lebih.

Pst, saya baru melakukan kroscek dengan seorang wanita, kawan kos, dan kami sepakat, yang disukai lelaki bukan wanita yang "natural" tanpa make up. Tapi, lebih kepada menyukai "wanita dengan make up natural". Dapat menarik benang merahnya, kan?

Dan selamat merawat wajah, wahai wanita! Love your beauty first, karena sejatinya wanita lebih dihargai jika wawasannya luas, bukan karena tampilan fisik semata. Karena kita adalah pembentuk pola pikir anak di masa depan.

You Might Also Like

0 Comments

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Silakan tinggalkan pesan di kolom komentar jika memang ada yang perlu didiskusikan ^ ^

Jika memerlukan informasi urgent, boleh sapa saya di email karena saya cukup aktif pula di sana :).

My Alakadabra

12 Oktober 2019 : Semesta akan memberikan jawaban yang baik di waktu yang baik.

Blogger Perempuan