Wayang, Pembagian Peranmu Sudah Rata

By Tuesday, November 19, 2019 ,


Bismillah.

Bulan ini, sudah sekitar 4 bulan saya berada di tanah rantau yang berbeda dari sebelumnya. Tapi, di sini saya tidak sedang ingin membahas hal tersebut. Namun, tentang bagaimana pembagian peran yang ada dalam drama kehidupan ini. Tulisan ini akan sangat terlihat sangat berantakan karena ini hanya tulisan relaksasi agar pemikiran bijak dapat keluar di akhir kesimpulan. Semoga.

Dimulai dari "Jangan membandingkan peranmu dengan wayang lainnya. Karena tak akan ada yang sama."

Saya, kamu, dan mereka bukanlah wayang yang berperan di satu tokoh dan memiliki tugas sama persis. Tetap ada perbedaan yang mungkin tidak kita lihat secara kasat mata. Tapi, jangan bandingkan peranmu denganku atau antara dirimu dan mereka.

Jika aku adalah seorang pemikir, maka mungkin peranku adalah sebagai pembuat strategi. Jika kamu adalah seorang penghibur, maka peranmu adalah di dunia entertainment. 

Ini hanya permisalan.

Juga, di lain sisi. Misal di satu tim, ada seorang yang pemikir, pengonsep, pelaksana, dan ada lainnya sebagai administrasi. Apakah bisa satu tim tidak ada salah satunya? Tidak. Menurut saya, tidak ada yang namanya kontribusi kecil. Antara satu peran dan peran lain selalu saling berjalan berdampingan. Bayangkan jika ada seorang pemikir, tapi tidak ada pelaksana? Maka konsep akan tetaplah menjadi konsep. Atau tanpa seorang administrasi? Maka tidak akan ada, tuh, yang namanya dokumentasi terperinci dan terstruktur. 

Begitu.

Jadi, saya berharap kita akan tetap bijak dalam memikirkan peran yang kita mainkan sekarang. Bukan ingin terlihat menonjol dengan menjatuhkan orang lain. Sebuah drama kehidupan tidak akan ada warnanya jika tidak ada salah satu peran itu, kan. 

Semoga kita sama - sama menjadi wayang yang tetap ingin berproses menjadi lebih baik. Tanpa harus mendorong lainnya lebih jatuh, tapi membawa lainnya untuk maju bersama :)

Jika ada yang menjatuhkan peranmu, ingat "Balas dendam terbaik ketika ada ketidakadilan adalah membalasnya dengan kebaikan dan menjadikan diri kita lebih sukses. Dengan mereka atau mungkin juga dengannya. Biarkan dia sadar, bahwa setiap peran tidak akan pernah luput dalam suatu rantai kehidupan."


Xoxo,

dari saya yang tiba - tiba pengen nulis aja~~
Btw, nulis gini bukan berarti saya sedang di posisi tersebut, ya.
Banyak beberapa hal yang tiba - tiba seliweran "kenapa,sih, kok gini?" dan ingin mendapatkan jawabannya dari tulisan.
Karena kenapa, bagi saya tulisan akan mengeluarkan pemikiran bawah sadar yang bisa keluar dengan kepala dingin. Apadah!

You Might Also Like

0 Comments

My Alakadabra

7 Desember 2019 : Tetaplah menjadi baik dan bijaksana, apapun yang terjadi.

Blogger Perempuan