Be a Par t of Kelas Inspirasi Surabaya 5 #2

By Thursday, February 27, 2020 , , , ,

Be a Part of Kelas Inspirasi Surabaya 5 #2
Be a Part of Kelas Inspirasi Surabaya 5 #2
Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang menjadi bagian di Kelas Inspirasi Surabaya 5, aku ingin kembali bercerita tentang bagaimana keadaan di lapangan. Perkenalkan, aku Fibi, relawan pengajar  di Hari Inspirasi yang saat itu berprofesi sebagai salah satu karyawan perbankan. Belum pernah memiliki pengalaman mengajar di kelas, lebih cenderung introvert, dan suka shy shy cat

Tulisan ini aku harapkan bisa menjadi gambaranmu untuk mempersiapkan diri menjadi calon pengajar di Kelas Inspirasi selanjutnya, ya. Maafkan jika tidak tertulis secara detail karena memang cukup lama aku menunda menuliskannya 😢.

Di tulisan ini, aku udah menceritakan bahwa setiap dari pengajar diberi kesempatan untuk sharing tentang profesinya kepada siswa kelas 3 SD sampai dengan 6 SD. Durasi yang diberikan setiap sesi sekitar 1 jam.

H- sebelum Hari Inspirasi

Beberapa hari sebelum Hari Inspirasi tiba, aku sudah memikirkan beberapa cara untuk menarik perhatian murid SD agar tetap tertarik dengan materi presentasi yang kusajikan. Sedikit bingung karena memang tidak ada pengalaman mengajar anak SD sama sekali. Pernah mengajar pun lebih ke diskusi kecil dan itu pun di langgar. 

Sebelum acara, Ayah Hadi, sudah memberikan beberapa gambaran bagaimana cara bepresentasi. Bahkan, beliau sudah membuat semacam juklak yang bisa dijadikan panduan untuk teman - teman relawan pengajar. Mulai dari bagaimana memanajemen waktu, pemberian yel - yel, dan lainnya.

Dari juklak yang diberikan Ayah Hadi dan tim Kelas Inspirasi Surabaya, aku akhirnya memutuskan untuk membuat bantuan presentasi, di antaranya:
- Slide power point (berisi sedikit materi dan video);
- Replika kartu kredit dan debit;
- Replika uang - uangan;
- Simulasi menabung;
- dan jajan sebagai media simulasi jual beli.

Aku sudah mempersiapkan segala perlengkapan tersebut, beserta atribut penampilan yang akan kupakai di hari H, sekitar H-2 sebelum kegiatan. Karena jarak antara kos dengan SDI Raden Patah lumayan jauh, aku memutuskan untuk memotong jalan dengan menginap di rumah Nabila Fithriani (my love XD). Jarak rumah Nabil ke sekolah tujuan kurang lebih 15 menitan dengan estimasi tidak ada macet karena masih pagi.

Anyway, karena aku sebenarnya tipe yang mandiri, walaupun bisa mencari rumah Nabil dengan gmaps, Mas tetep nganterin aku malem - malem. Alhamdulillah banget emang dapat Mas yang pengertian dan gak tegaan :").

SDI Raden Patah, Surabaya, 23 Juli 2018, jam 06.00 wib

Fasilitator meminta para relawan untuk berkumpul sebelum pukul 06.00 wib. Aku sudah tiba di sana sekitar jam 05.30 wib. Memarkirkan sepeda motor di halaman depan sekolah dan disambut oleh Kepala Sekolah dengan sangat ramah. Aku langsung menuju ruang guru yang diinstruksikan, dimana sudah ada mbak Devi, mbak Ika, dan mbak Ni Luh. Kami membuka obrolan dan sharing sedikit tentang bagaimana cara baiknya mengajar di kelas. Tak lama, relawan lainnya menyusul dengan membawa perlengkapan masing - masing.

Terbersit perasaan canggung dan sesekali berkata, 
"Ya Allah, mbak Devi persiapannya baik banget, yak. Bawa bendera untuk alat bantu. Mbak Ana pakai baju dokter dan membawa replika gigi. Mbak Kartika bawa balon - balon. Mbak Ikke malah bawa ular tangga besar yang terbuat dari bahan banner. Ayah Hadi bawa replika pesawat dan pakai baju semacam pilot. Mas Himawan bawa majalah. Mbak Mely udah persiapan materi menarik melalui ppt. Lah aku? Can I? Bismillah wae."

Semacam itulah yang aku rasakan kala itu ketika melihat ragam properti yang dibawa oleh masing - masing relawan. Tapi, ini kesempatan dan sebagai pembuktian mimpi yang pernah aku panjatkan sebelum aku kerja. Eh, apa hubungannya sama mimpi? Jadi, sebagai relawan pengajar memang disyaratkan untuk memiliki pengalaman di profesi minimal 1 tahun. Aku sudah bertekad sejak hari ke - 0 bekerja bahwa suatu saat aku akan membagikan pengalamanku di Kelas Inspirasi. Dan alhamdulillah, this is it!

07.20 wib - Pembukaan

Kami dikumpulkan di aula besar dimana para peserta sudah duduk di sana. Kami memasuki ruangan dengan melepas sepatu dan disambut tepuk tangan adik - adik SD tersebut. Duduk di depan dan menghadap mereka. Kepala Sekolah membuka acara dengan doa dan memperkenalkan tim Kelas Inspirasi, termasuk relawan pengajar. Acara pembukaan ditutup dengan sesi ice breaking yang mengajak relawan dan adik - adik SD berpartisipasi bersama.

Sambutan dari Perwakilan Relawan Pengajar KIS 5
Sambutan dari Perwakilan Relawan Pengajar KIS 5
Ice Breaking KIS 5
Ice Breaking KIS 5

08.00 - 11.10 - Kegiatan Inti

 Kami diberi waktu sekitar 40 menit untuk presentasi, kemudian move untuk pindah ke kelas lain, dan presentasi lagi. Seperti itu seterusnya hingga sekitar jam 11.10 wib (estimasi yang dijadwalkan). Setiap pengajar mendapat jatah mengajar 4 kelas. Dan yang seru, di SDI Raden Patah itu terdiri dari 3 lantai. Kami bisa bertemu beberapa kali di tangga saat moving. Setiap ruangan, diisi oleh 1 orang relawan pengajar dan 1 orang dokumentator yang mobile.

Bagaimana Keseruan menjadi Relawan Pengajar?

Bagiku yang pertama kali mengajar, ini sangat mengasyikkan. Aku bisa belajar bagaimana cara menyampaikan yang baik kepada para anak SD dengan bahasa yang menyenangkan. Senang sekali ketika mereka pada akhirnya paham tentang gambaran profesi kita. Terlebih jika mereka bertanya dan ikut berpartisipasi aktif ketika pemaparan disampaikan.

Simulasi Jual Beli dan Pentingnya Menabung
Simulasi Jual Beli dan Pentingnya Menabung

Kendala saat Mengajar itu...

Sebenarnya bukan kendala besar, cuma karena baru pertama, aku kurang paham bagaimana cara mengajar agar tetap membuat adik - adik SD bisa fokus dari awal sampai akhir. Memang masih banyak yang fokus, tapi beberapa anak juga masih gaduh. Nah, di sini, nih, tantangannya. Aku sendiri mengajak mereka yang notabenenya sulit diajak berdiskusi, untuk bermain simulasi dan peran. Mencoba memberi mereka tanggung jawab dan kepercayaan, gitu. Hehe.

Kendala lainnya adalah ketika mengajar kelas 3SD yang mayoritas masih senang sekali bermain dan di jam akhir. Serius, salut banget sama guru SD yang dulu bisa mengontrol kami :(. Terima kasih, Bapak Ibu Guruku tercinta. Huhu. Aku kasih materi, nih, ya, dari slide ppt gak bisa. Akhirnya, aku kasih lah dengan video ice breaking, oke berhasil. Coba aku selipin video materi, gagal lagi. Memang masih harus belajar aku, tuh. Ditambah, ketika jam bel istirahat berbunyi, mereka langsung keluar kelas, donk :"))). Ya Allah, seru banget emang.

Yang Mengesankan di Hari Inspirasi

Beberapa kejadian yang masih kuingat sampai hari ini, memang banyak lucunya. Ini selain kendala di atas, ya. Hehe.

1. Cita - Cita yang Nyeleneh

"Adek, cita - citanya apa?" tanyaku ketika di awal memulai presentasi. Ini adalah sapaan yang harus kami lontarkan untuk mengetahui sejauh mana mereka punya impian.

"Koruptor, Kak."

Aku tersontak dan benar gak bisa ngomong apa :(

"Kenapa, gitu? Kan gak enak masuk penjara nanti."

"Uangnya banyak. Terkenal lagi."

"Aku youtuber, Kak. Biar uangnya banyak."

2. Simpati dari Adik SD Barisan Depan
Pernah di suatu kelas, ada adik SD yang beneran sulit banget kuajak bekerja sama. Sampai salah satu di antara mereka, adik kecil berkerudung menegur mereka.

"Eh, Rek, diem, ta. Kakaknya lagi jelasin. Jelasin aja, Kak. Kami dengerin."

Terharu banget :")

3. Ada dari Mereka yang Akhirnya Menuliskan Profesiku sebagai Impian Mereka
Eh, ini beneran. Di akhir kegiatan mengajar, adik - adik SD diminta untuk menuliskan impiannya di sticky notes dan menempelkannya di pohon impian. Beberapa di antaranya menuliskan profesiku sebagai impian mereka. Ya, Allah, setidaknya aku berhasil meng-influence mereka tentang bagaimana serunya profesiku dulu. Alhamdulillah.

Apakah Ingin Ikut Kelas Inspirasi Lagi?

Jawabannya, YA! Tentu saja. Ini sangat menarik, walaupun aku merasa belum puas dengan penampilan pertamaku, tapi itu tidak membuatku untuk patah arang mencoba menjadi lebih baik. Hehe. Ke depannya, jika ada kesempatan, aku mungkin lebih memilih menjadi relawan panitia atau dokumenter terlebih dahulu agar bisa benchmark juga tentang bagaimana cara presentasi relawan pengajar lainnya. Aku harus lebih banyak belajar dulu, bukan.

Tips dan Trik yang Didapatkan

Setelah kegiatan, aku mencoba evaluasi bagaimana cara mengajar beberapa rekan pengajar lainnya yang terlihat puas dengan presentasi mereka. Nah, ini bisa kamu dan aku coba praktekkan, ya. 

1. Mengajak Berpartisipasi Aktif
Mbak Mely adalah salah satu yang share ke aku bagaimana caranya untuk meng-engaged adik - adik. Katanya, tidak perlu terlalu banyak properti jika memang tidak bisa maksimal. Mbak Mely sendiri menggunakan 1 video saja tanpa ada materi presentasi. Namun, lebih menonjolkan diskusi agar anak SD bisa antusias tanya jawab. Boleh, dicontoh, walaupun agak sulit dipraktekkan. Bisa? Bismillah.

Mely Suharmi di Kelas Inspirasi Surabaya 5
Mely Suharmi di Kelas Inspirasi Surabaya 5
2. Membuat Permainan
Mbak Ikke membuat permainan ular tangga dan dadu yang besar. Dimana setiap kotak ular tangga tersebut berisi tentang bagaimana gambaran profesinya. Aku kurang paham bagaimana permainannya.

Ikke A Fitriani di Kelas Inspirasi Surabaya 5
Ikke A Fitriani di Kelas Inspirasi Surabaya 5
3. Mengajak Simulasi Aktif
Ayah Hadi mengajak adik - adik SD turut aktif bermain di simulasi penerbangan. Memakaikan topi pilot dan anak lainnya menjadi pesawat terbang. Sangat menarik dan beneran pengen tahu pengajaran aslinya agar lebih banyak belajar.

4. Mengajak Partner
Salah satu pengajar membawa partner untuk membantunya presentasi. Ternyata, ini boleh dilakukan di Kelas Inspirasi. Ide yang bagus agar suasana kelas bisa lebih ramai dan kondusif karena dipegang oleh dua orang pengajar.

---

Begitulah gambaran bagaimana Kelas Inspirasi Surabaya 5 berjalan di tanggal 23 Juli 2018, tepat di Hari Anak. Setelah Hari Inspirasi, kami langsung diarahkan kembali ke Convention Hall Sampoerna untuk evaluasi dan penutupan kegiatan.

Kesimpulannya, menjadi bagian dari Kelas Inspirasi sangat menyenangkan. Kapan lagi mendapatkan kesempatan untuk menceritakan bahwa banyak, loh, profesi di luar sana yang sangat mungkin dijadikan impian. Ah, kapan lagi menginspirasi. Inspirasimu, Inspirasi Mereka! Selamat menginspirasi dan menjadi lentera untuk impian baru mereka.
Jadwal Kelas Inspirasi Surabaya 5
Jadwal Kelas Inspirasi Surabaya 5
Kelas Inspirasi Surabaya 5 di SDI Raden Patah
Relawan Kelas Inspirasi Surabaya 5 di SDI Raden Patah


Warm regards,

Me



**) Semua dokumentasi oleh Bapak Ali Muchson.

You Might Also Like

0 Comments

Terimakasih atas kunjungan dan segala apresiasinya. Silakan tinggalkan pesan di kolom komentar jika memang ada yang perlu didiskusikan ^ ^

Jika memerlukan informasi urgent, boleh sapa saya di email karena saya cukup aktif pula di sana :).

Disclaimer

Blog ini tidak merepresentasikan instansi tempat dimana penulis mengabdi, karena mayoritas konten adalah hasil kolaborasi dengan manusia-manusia baik hati :)
Blogger Perempuan